Pendangkalan Sungai Jadi Penyebab Banjir di Pandeglang

  • 04 Des 2024 19:19 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Bencana banjir yang melanda 17 kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Banten, tidak cuma dipengaruhi curah hujan yang tinggi sejak Senin (2/12/2024). Namun faktor fundamental adalah adanya pendangkalan disejumlah aliran sungai.

Soalnya, wilayah terdampak banjir di Pandeglang sebagian besar berada di Daerah Aliran Sungai (DAS). Seperti Sungai Cilemer, Ciliman, dan Cilatak.

"Sungai Ciliman dan Cilatak itu memang perlu dilakukan normalisasi, nanti akan diajukan kembali ke provinsi dan pusat. Kami sudah koordinasikan, dan Pemprov Banten juga turun langsung menangani banjir di Pandeglang," ujar Bupati Pandeglang, Irna Narulita, Rabu (4/12/2024).

Baca juga: Pandeglang Dikepung Banjir, 13 Kecamatan Terendam

Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang berencana mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Pemerintah Pusat untuk melakukan normalisasi sungai di Pandeglang.

"Kewenangan sungai masuk ke provinsi. Kita bersama Pemprov Banten terus berupaya melakukan normalisasi aliran sungai," katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, Nana Suryana menjelaskan, penanganan bencana banjir di Pandeglang khususnya wilayah selatan, membutuhkan kolaborasi. Termasuk normalisasi sungai, karena luapan sungai diperparah dengan gelombang pasang laut.

Baca juga: Pandeglang Diterjang Banjir, Bupati: Jangan Panik

"Bencana banjir ini memang diakibatkan luapan sungai. Tentunya normalisasi sungai ini harus direkomendasikan. Mudah-mudahan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten terjalin," tuturnya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan menyebut, sejak Senin (2/12/2024) ada 17 kecamatan yang terdampak banjir. Namun lima kecamatan dilaporkan sudah surut.

"Namun bukan tidak mungkin kecamatan tersebut kembali tergenang banjir, mengingat hujan saat ini masih mengguyur meski dengan intensitas ringan," ucapnya.

Baca juga: BPBD: 15.405 Warga Pandeglang Terdampak Banjir

Adapun 5 kecamatan yang saat ini mulai surut, yakni Kecamatan Labuan, Pulosari, Cibaliung, Cisata, dan Kecamatan Cigeulis. Sementara 12 kecamatan dikabarkan masih tergenang, yakni Kecamatan Pagelaran, Cikeusik, Panimbang, Munjul, Patia, Saketi, Sobang, Menes, Angsana, Sukaresmi, Sindangresmi, dan Kecamatan Picung.

Dari pendataan sementara BPBD-PK Pandeglang hingga Selasa (3/12/2024) malam, banjir merendam 4.432 Kepala Keluarga (KK) dan berdampak terhadap 15.405 jiwa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....