Solidarity Food Truck Kembali Salurkan Makanan Bergizi di Banten

  • 02 Des 2024 20:28 WIB
  •  Banten

KBRN, Tangerang: Sebanyak 850 santri duafa di Provinsi Banten, menerima bantuan makanan bergizi gratis yang disalurkan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Banten melalui program sosial kemanusiaan bertajuk Solidarity Food Truck.

Program ini hadir untuk memberikan manfaat langsung kepada para santri duafa di Provinsi Banten, dengan menyasar pondok pesantren di seluruh penjuru wilayah Provinsi Banten. Kali ini kegiatan tersebut dilaksanakan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Nurul Ibad, Desa Waringin Kurung, Kabupaten Serang.

Solidarity Food Truck tidak hanya memberikan makanan bergizi, tetapi juga membuka akses pada santri untuk mendapatkan informasi tentang pola hidup sehat yang dapat mendukung proses belajar mereka.

Baca juga: YBM PLN Banten Bagikan Makanan Bergizi untuk Santri di Pandeglang

“Program ini akan dilaksanakan secara rutin setiap pekan di beberapa pesantren duafa di Banten sebagai bagian dari komitmen PLN untuk terus memberikan dampak positif kepada masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda,” ujar General Manager PLN UID Banten, Moch. Andy Adchaminoerdin, Senin (2/12/2024).

Dia menegaskan PLN UID Banten berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya bagi para santri dhuafa. Mengingat program ini merupakan salah satu wujud kepedulian PLN terhadap santri duafa.

“Melalui Solidarity Food Truck kami ingin memastikan masyarakat kurang mampu mendapatkan akses ke makanan bergizi dan edukasi tentang kesehatan yang akan mendukung mereka dalam proses belajar,” kata dia.

Baca juga: Makanan Sehat untuk Jaga Kesehatan Jantung

Sementara tokoh masyarakat Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Abi Muhidi menyambut baik program ini yang dilaksanakan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Nurul Ibad, Desa Waringin Kurung.

"Program ini sangat bermanfaat bagi para santri. Mereka merasa lebih diperhatikan dan diberdayakan. Kami berharap program ini bisa berkelanjutan dan semakin banyak pesantren yang mendapatkan manfaatnya," ujar Abi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....