Pesantren Ramadan Perkuat Pembinaan Warga Binaan Lapas Rangkasbitung
- 11 Mar 2026 13:05 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Rangkasbitung – Lapas Kelas III Rangkasbitung menggelar program Pesantren Ramadan sebagai bagian dari pembinaan kerohanian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) selama bulan suci Ramadan. Program ini dirancang untuk memperkuat keimanan serta membentuk karakter positif warga binaan melalui berbagai kegiatan keagamaan.
Kasi Pembinaan Lapas Kelas III Rangkasbitung, Eka Yogaswara menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi salah satu program pembinaan kepribadian yang dilaksanakan secara intensif selama Ramadan. Materi yang diberikan meliputi pembelajaran akidah dasar, praktik ibadah, hingga penguatan pemahaman Al-Qur’an.
Ia mengatakan, program pesantren Ramadan bertujuan memberikan pendidikan dasar keislaman agar warga binaan mampu meningkatkan keimanan sekaligus membentuk sikap dan perilaku berakhlak mulia. Kegiatan dilaksanakan dengan metode teori dan praktik sehingga peserta dapat langsung memahami dan menerapkannya.
“Tujuan utamanya memberikan pendidikan dasar keislaman kepada warga binaan agar mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta membentuk sikap perilaku yang berakhlak mulia,” ujarnya.
Selain pembelajaran dasar agama, warga binaan juga mengikuti berbagai kegiatan seperti tadarus Al-Qur’an, hafalan juz 30, praktik menjadi imam salat, hingga pelatihan pengurusan jenazah.
"Program tersebut juga dilengkapi kegiatan kesenian religius seperti marawis dan hadroh yang ditampilkan pada kegiatan buka puasa bersama keluarga," ujar dia.
Saat ini Lapas Kelas III Rangkasbitung dihuni 309 warga binaan dari kapasitas sekitar 100 orang. Melalui kegiatan pesantren Ramadan ini, pihak lapas berharap para warga binaan dapat memperbaiki diri, meningkatkan pemahaman agama, serta siap kembali ke masyarakat dengan perilaku yang lebih baik.