Perempuan Jadi Jantung Keluarga saat Ramadan Berlangsung

  • 02 Mar 2026 13:24 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Peran perempuan dalam keluarga kembali menjadi sorotan pada momentum Ramadan. Dari dapur hingga ruang keluarga, perempuan memegang peran penting dalam menjaga keseimbangan kebutuhan fisik, spiritual, dan keharmonisan keluarga selama bulan suci.

Bendahara Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Banten, Rauhah menegaskan, perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak utama keluarga. Ia menyebut, sejak sebelum Ramadan, perempuan telah menyiapkan berbagai rencana ibadah dan kebutuhan keluarga agar pelaksanaan puasa berjalan lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Peran penting di rumah itu betul adalah ibu mempersiapkan dari sebelum memasuki bulan puasa, kita sudah siap. Bulan puasa ini kita siapkan harus lebih baik dari tahun hari puasa,” ujar Rauhah dalam dialog di RRI Pro 1 Banten, Senin, 2 Maret 2026.

Ia menjelaskan, peran perempuan tidak hanya menyiapkan menu sahur dan berbuka, tetapi juga membimbing anak-anak menjalankan ibadah. Perempuan menjadi teladan sekaligus pengingat bagi keluarga untuk menjaga kualitas ibadah, mulai dari puasa, salat, hingga kegiatan keagamaan lainnya.

Selain itu, Ramadan juga menjadi ruang bagi perempuan untuk berdaya secara ekonomi. Dari dapur, banyak perempuan mengembangkan usaha kuliner rumahan yang membantu menambah penghasilan keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi bagi lingkungan sekitar.

Meski demikian, perempuan juga menghadapi tantangan besar dalam membagi waktu antara pekerjaan, ibadah, dan tugas rumah tangga. Rauhah mengakui, waktu istirahat yang terbatas menjadi salah satu ujian tersendiri bagi perempuan selama Ramadan.

“Perempuan itu jantungnya keluarga. Belum tentu seorang ayah bisa melakukan semua ini dan bisa menggantikan peran perempuan peran ibu,” katanya.

Menurutnya, dukungan keluarga, terutama suami, menjadi faktor penting agar perempuan dapat menjalankan perannya secara seimbang dan bermartabat. Ia juga menekankan pentingnya menghargai peran perempuan sebagai fondasi ketahanan keluarga.

Dengan berbagai peran tersebut, kiprah perempuan di bulan Ramadan tidak hanya sebatas aktivitas domestik, tetapi juga menjadi kekuatan utama dalam membangun keluarga yang harmonis, religius, dan sejahtera.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....