Hukum Lupa Niat Puasa, Sah atau Tidak?
- 08 Mar 2025 06:30 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Niat merupakan salah satu rukun utama dalam berpuasa. Dalam program Mutiara Pagi, Sabtu (8/3/2025) Ustazah Ai Judiyyah Fahmi menjelaskan pentingnya niat dalam puasa serta hukum bagi orang yang lupa berniat.
Menurut Ustazah Ai, dalam mazhab Syafi’i, niat puasa wajib dilakukan sejak terbenamnya matahari hingga sebelum terbit fajar. Jika seseorang lupa berniat sebelum fajar, maka puasanya tidak sah. Hal ini sesuai dengan hadis Rasulullah SAW yang menyatakan, "Barangsiapa yang tidak berniat sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.”
“Jika seseorang lupa niat sebelum fajar, maka puasanya tidak sah. Namun, ia tetap harus menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa hingga waktu berbuka,” ujar Ustazah Ai.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa meskipun puasanya tidak dihitung, orang tersebut tetap wajib berperilaku seperti orang yang berpuasa sebagai bentuk penghormatan terhadap ibadah ini. Hal ini berlaku baik bagi laki-laki maupun perempuan.
“Ada sanksinya, jadi tidak boleh mentang-mentang lupa niat lalu makan dan minum di siang hari. Tetap harus imsak, seperti orang yang berpuasa,” katanya.
Selain itu, untuk menghindari lupa niat, Ustazah Ai menyarankan agar setiap Muslim berniat puasa untuk satu bulan penuh di awal Ramadan. Dengan begitu, jika lupa berniat di malam hari, puasanya tetap sah berdasarkan niat yang telah dilakukan sebelumnya.
Ia mengingatkan agar umat Muslim memahami dengan baik ketentuan berpuasa agar ibadah yang dilakukan sah dan bernilai pahala di sisi Allah SWT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....