Kenali Sistem Kerja Tombol Start Stop Engine Mobil
- 21 Okt 2025 10:16 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Teknologi otomotif terus berkembang pesat, salah satunya dengan hadirnya fitur tombol start stop engine pada mobil-mobil modern. Fitur ini menggantikan sistem kunci konvensional untuk menyalakan dan mematikan mesin hanya dengan satu sentuhan tombol. Meski terlihat praktis dan modern, sistem ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang patut diperhatikan oleh pengguna kendaraan.
Menurut teknisi bengkel otomotif Kota Serang, Boy, tombol start stop engine bekerja berdasarkan sistem elektronik yang terhubung dengan remote key atau kunci pintar. Mobil hanya bisa dinyalakan jika sistem mendeteksi keberadaan kunci tersebut di dalam kendaraan.
Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Sistem Keyless pada Mobil Modern
“Dari sisi kenyamanan, fitur ini memang sangat memudahkan. Pengemudi tidak perlu lagi memutar kunci, cukup menekan tombol untuk menyalakan mesin,” ucap Boy kepada RRI (21/10/2025).
Boy juga menjelaskan beberapa kelebihan tombol start stop engine antara lain, praktis dan efisien, karena mesin dapat dinyalakan tanpa menggunakan kunci secara manual. Tingkat keamanan lebih tinggi, sistem hanya aktif bila kunci pintar terdeteksi di dalam kendaraan. Tampilan modern, menambah kesan mewah pada interior kendaraan. Mencegah kunci tertinggal, karena sistem akan memberi peringatan jika kunci dibawa keluar mobil saat mesin hidup.
Baca juga: Merawat Lampu Depan Mobil untuk Kenyamanan dan Keselamatan
Namun menurut Boy, di balik kemudahannya, fitur ini juga memiliki kekurangan yang tidak boleh diabaikan, ketergantungan pada baterai, baik baterai kunci maupun aki mobil, jika salah satunya lemah, sistem tidak berfungsi. Risiko lupa mematikan mesin, terutama pada mobil dengan suara mesin yang halus. Biaya perbaikan lebih tinggi, karena melibatkan komponen elektronik dan sensor. Potensi gangguan sinyal, bila terdapat interferensi antara remote key dan sistem mobil.
Boy juga mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan cara penggunaan dan perawatan sistem start stop engine. “Teknologi ini memang canggih, tapi pengguna tetap perlu waspada dan memastikan semua komponen dalam kondisi baik,” ujar Boy.