Taekwondo Antarkan Ilma Fadhilah Raih Berbagai Prestasi
- 21 Agt 2026 09:32 WIB
- Banten
Poin Utama
- Ilma Fadhilah telah menekuni taekwondo sejak kelas satu sekolah dasar berkat inisiatif orang tua yang mencari kegiatan positif.
- Awalnya Ilma tidak langsung tertarik pada taekwondo, tetapi kehadiran teman-teman seusia di tempat latihan membuat dirinya semakin nyaman dan bersemangat.
- Lokasi tempat latihan taekwondo yang dekat dengan tempat tinggalnya di Serang menjadi faktor pendukung konsistensi Ilma mengikuti kegiatan tersebut.
RRI.CO.ID, Serang – Atlet taekwondo Ilma Fadhilah telah menekuni olahraga bela diri tersebut sejak duduk di kelas satu sekolah dasar. Ketertarikannya berawal dari keputusan orang tua mencari kegiatan positif bagi Ilma hingga akhirnya mengenalkan dirinya pada taekwondo yang berada tidak jauh dari tempat tinggalnya.
Ilma mengungkapkan, dirinya sebenarnya tidak langsung jatuh hati terhadap taekwondo ketika pertama kali mengikuti latihan. Namun, keberadaan teman-teman seusianya di tempat latihan membuatnya mulai merasa nyaman dan semakin bersemangat mengikuti kegiatan tersebut.
“Kalau dibilang sejak kapan itu enggak pasti ya, karena aku dari kecil, dari kelas satu SD aku itu udah ikut taekwondo,” kata Ilma saat dialog dalam program Banten Menyapa bersama RRI Pro 1 Banten, Jumat, 21 Agustus 2026.
Menurut Ilma, orang tuanya ketika itu ingin memberikan kegiatan positif setelah melihat adanya jarak aktivitas antara masa taman kanak-kanak dan sekolah dasar. Kebetulan, di sekitar tempat tinggalnya terdapat tempat latihan taekwondo sehingga Ilma kemudian mengikuti kegiatan tersebut.
“Orang tuaku nyari kegiatan yang positif buat aku, kira-kira apa ya. Kebetulan dekat rumah itu, dekat komplek itu ada tempat latihan taekwondo, akhirnya aku masuk kelas tersebut sejak aku kelas satu SD,” ujarnya.
Pengalaman pertama mengikuti latihan menjadi titik awal perjalanan panjang Ilma sebagai atlet. Setelah mulai beradaptasi dengan lingkungan latihan dan teman-teman sebayanya, ia justru mendapatkan motivasi besar ketika berhasil meraih medali emas dalam pertandingan pertamanya.
“Begitu aku ketemu teman yang seumuran, namanya anak kecil ya butuh teman buat latihan, itu aku langsung semangat. Alhamdulillah waktu itu medali pertama aku tuh medali emas,” ucapnya.
Prestasi tersebut kemudian mendorong Ilma untuk semakin serius menjalani latihan. Seiring berjalannya waktu, ia mengikuti berbagai kompetisi dan berhasil mencatatkan sejumlah prestasi di tingkat daerah maupun provinsi.
Sederet prestasi yang sukses diraih Ilma, diantaranya juara pertama nomor U-44 putri pada POPDA 2022, juara ketiga U-49 putri pada PORPROV VI 2022, serta juara pertama U-49 putri pada O2SN tingkat provinsi 2023. Terakhir, pada Kejurwil Banten 2025, Ilma kembali meraih juara ketiga nomor U-49 putri.
Ilma menjelaskan, kategori U-49 yang diikutinya ditentukan berdasarkan kelas berat badan. Atlet yang bertanding pada kategori tersebut harus memenuhi rentang berat badan yang telah ditentukan sebelum pertandingan.
“Kalau misalnya kita main di under 49 berarti lawan-lawannya itu berat badannya ada range-nya dari berat badan 46 sampai dengan 49,” katanya.
Dalam menjalani pertandingan, Ilma juga harus memahami berbagai aspek taekwondo, termasuk teknik, strategi dan penguasaan mental. Ia menyebut olahraga tersebut memiliki dua nomor utama yang membutuhkan kemampuan berbeda.
Untuk kategori pertandingan yang dijalaninya, Ilma harus mengumpulkan poin lebih banyak dibandingkan lawan dalam batas waktu pertandingan. Sementara itu, kategori seni memiliki mekanisme penilaian yang berbeda.
“Kalau dari nomor pertandingan aku, itu mengumpulkan poin aja. Kalau poinnya lebih banyak daripada lawannya di batas waktu yang sudah ditentukan, ya dinyatakan menang,” ujarnya.
Perjalanan sejak kelas satu SD hingga kini menjadi atlet berprestasi membuat Ilma terus menjaga semangat untuk berkembang. Ia menilai konsistensi latihan menjadi bagian penting untuk mempertahankan kemampuan sekaligus membuka peluang meraih prestasi berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....