Upaya Pembinaan Atlet Pandeglang Semakin Diperkuat

  • 14 Nov 2025 11:08 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Meski berada di bawah struktur bidang yang lebih kecil dibanding daerah lain, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang memastikan pembinaan dan pencarian bakat atlet muda tetap berjalan optimal. Pandeglang menjadi satu-satunya wilayah di Banten yang urusan keolahragaannya masih dipimpin Pejabat Esselon III, berbeda dengan delapan kabupaten kota lain yang sudah ditangani oleh dinas penuh.

Plt. Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pandeglang, Usep Sakhyana menjelaskan, kondisi tersebut tidak menyurutkan komitmen dalam membina atlet muda. Menurutnya, dukungan pimpinan daerah menjadi motor agar program tetap berjalan.

Baca juga: Atlet BMX Kota Serang Ukir Prestasi dalam Event Internasional

“Meskipun kami di Pandeglang dipimpin oleh eselon 3, kami tidak berkecil hati. Dengan dukungan pimpinan, kami tetap berupaya semaksimal mungkin dalam pembinaan atlet dan pencarian bakat,” ujarnya saat dialog bersama Pro1 RRI Banten, Jumat (14/11/2025).

Disdikpora Pandeglang menggandeng sejumlah mitra dalam menjalankan program pembinaan. Kolaborasi dilakukan bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), National Paralympic Committee (NPC), dan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) untuk menjaring bibit muda dari berbagai cabang olahraga. Organisasi olahraga tersebut bertugas mengeksekusi pembinaan, mengingat jumlah cabang olahraga yang luas tidak memungkinkan ditangani langsung oleh dinas.

Selain menggandeng organisasi olahraga, Disdikpora memanfaatkan kedekatan struktur dengan sektor pendidikan. Kompetisi olahraga tingkat SD hingga SMP seperti O2SN rutin digelar sebagai ajang penyaringan bakat. Langkah ini dinilai efektif dalam menemukan potensi atlet sejak usia dini.

Baca juga: Dua Atlet Banten Sumbang Medali Emas pada POPNAS Sumsel

Pembinaan atlet juga diperkuat dengan penyediaan fasilitas yang bisa digunakan klub olahraga di Pandeglang secara gratis. Stadion, GOR, hingga lapangan tembak yang baru dibangun menjadi sarana latihan bagi komunitas olahraga setempat.

Pemerintah daerah berharap berbagai upaya ini mampu mengatasi keterbatasan sumber daya dan menghasilkan lebih banyak atlet muda potensial yang dapat bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.


Rekomendasi Berita