Koperasi Didorong Masuk Pengadaan Pemerintah untuk Lebih Berkembang

  • 13 Jul 2026 15:03 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Peringatan Hari Koperasi ke-79 tingkat Kabupaten Lebak menjadi momentum untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lebak mendorong koperasi agar lebih dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemerintahan sehingga memiliki usaha yang berkelanjutan.

Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menyampaikan hal tersebut usai menghadiri peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Senin, 13 Juli 2026.

Amir Hamzah mengatakan, koperasi harus diberikan ruang untuk ikut berpartisipasi dalam berbagai pengadaan barang dan jasa yang dilakukan organisasi perangkat daerah (OPD). Ia menilai, keterlibatan koperasi dalam kegiatan pemerintahan akan menjadi salah satu langkah konkret untuk menghidupkan koperasi yang telah memiliki badan hukum.

Salah satu bentuk keterlibatan yang diusulkan yakni pengadaan makanan ringan atau snack dalam setiap kegiatan pemerintah daerah. Selain itu, koperasi juga diharapkan dapat berperan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama melalui pengadaan bahan pangan seperti telur ayam.

Amir mengatakan, peluang tersebut dapat menjadi sumber usaha yang jelas bagi koperasi. Dengan adanya aktivitas usaha yang berkesinambungan, koperasi tidak lagi hanya bergantung pada bantuan pemerintah.

Menurutnya, hubungan yang terjalin harus berbentuk kerja sama yang saling menguntungkan antara pemerintah daerah dengan koperasi. Kerja sama tersebut dinilai mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi koperasi di Kabupaten Lebak.

"Kami ingin koperasi memiliki usaha yang jelas. Misalnya dilibatkan dalam pengadaan snack kegiatan OPD maupun penyediaan telur ayam untuk program MBG. Dengan begitu koperasi tidak hanya menunggu bantuan pemerintah, tetapi memiliki pendapatan dari kerja sama yang saling menguntungkan," kata Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah.

Ia menegaskan, koperasi yang memiliki aktivitas usaha akan lebih mudah berkembang dan memberikan manfaat bagi anggotanya. Koperasi merupakan salah satu pilar penting dalam membangun perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah daerah akan terus berupaya membuka peluang agar koperasi dapat berkembang secara sehat.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, jumlah koperasi konvensional di wilayah tersebut mencapai 975 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 327 koperasi tercatat tidak aktif dengan koperasi yang masih aktif hanya sekitar sepertiga dari total keseluruhan koperasi yang ada.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk melakukan pembinaan sekaligus mendorong peningkatan aktivitas usaha koperasi. Pemerintah berharap semakin banyak koperasi yang kembali aktif dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Melalui peringatan Hari Koperasi ke-79 ini, Pemerintah Kabupaten Lebak berharap koperasi semakin berdaya saing, mandiri, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Peringatan Hari Koperasi ke-79 tingkat Kabupaten Lebak berlangsung di lingkungan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak. Rangkaian kegiatan tidak hanya diisi dengan seremoni peringatan, tetapi juga kegiatan sosial.

Panitia memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu di Rangkasbitung sebagai bentuk kepedulian sosial. Panitia juga menyediakan berbagai hadiah doorprize bagi para undangan yang berasal dari koperasi-koperasi konvensional di Kabupaten Lebak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....