IWAPI Gandeng Tiga Kementerian Sekaligus untuk Bantu Pengusaha di Banten
- 09 Jun 2026 06:35 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Pengusaha perempuan di Provinsi Banten bakal bekerjasama dengan tiga Kementerian sekaligus untuk mendukung pengusaha Wanita yang ada di Banten. Ketiga Kementerian itu yakni, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan.
“Kerjasama yang akan dilakukan dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Kelautan dan Perikanan, kemudian Kementerian Pertanian,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IWAPI Provinsi Banten, Renny Fonda saat ditemui di Pendopo Gubernur Banten, Senin 8 Juni 2026.
Renny menyampaikan, kerjasama dengan tiga Kementerian ini diterima oleh pengurus DPD IWAPI Provinsi Banten dan harus dilaksanakan di semua DPC se-Provinsi Banten. Untuk kerjasama dari Kementerian Pertanian akan diserahkan secara simbolis bibit cabe, kemudian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan akan diserahkan bibit lele.
“Kami terima dari DPD kemudian akan kami sebar ke seluruh DPC se-Provinsi Banten. Jadi kami di DPD hanya menerima, semuanya akan kami berikan ke DPC untuk memaksimalkan wanita pengusaha di Banten,” ujar Renny.
Renny memaparkan kerjasama IWAPI Banten dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. “Untuk Kementerian Pariwisata kita kerjasama dengan pemerintah daerah harus mengangkat destinasi wisata di Provinsi Banten. Kami akan membuat dokumenter pariwisata terbaik, yang terbaru yang ada di Banten untuk kami kirim dan nantinya akan dikemas secantik mungkin oleh DPP, lalu disertakan ke Kementerian Pariwisata untuk diikutsertakan dalam perlombaan,” katanya.
Lebih lanjut, Renny meminta pengusaha perempuan bisa adaptif pada era digital yang semakin berkembang dan modern. “Wanita pengusaha harus siap hadapi tantangan, jadi berbagai macam cara mereka berbisnis perlu dilakukan. Sesuai era, mereka melakukan digitalisasi bisnis, pemasaran melalui internet, TikTok dan platform media sosial lainnya sudah dilakukan,” ucapnya.
Ketua DPP IWAPI, Nita Yudi meminta kepada IWAPI Banten, agar bisa menggerakkan para pengusaha Wanita di Banten. "Jadi saya bertekad kepada bu Renny, agar bisa menciptakan pengusaha perempuan yang baru. Karena tantangan pengusaha perempuan yang terberat adalah transformasi tekhnologi atau digitalisasi, " ujar Nita.
Menurutnya, melalui pemahaman tekhnologi dan digitalisasi itu para pengusaha Wanita yang ada di Banten dapat bersaing bukan hanya ditingkat nasional. Namun juga dapat bersaing ditingkat global. “Karena alhamdulillah perjalanan IWAPI sudah melebihi setengah abad, dan ini menunjukan bahwa kita bukan hanya pelaku ekonomi. Tetapi kita merupakan agen perubahan untuk masalah digitalisasi dan lain sebagainya. Karena sampai saat ini kendala yang berat yang dihadapi pengusaha Wanita masih soal transformasi tekhnologi dan digitaliasi ini. Jadi bagaimana kita mau mencapai gelobal bukan hanya bermain di local maupun nasional. Sehingga harus paham soal tekhnologi dan digitaliasi,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....