SPPG Penyuplai MBG ke MTs Al-Inayah Direkomendasikan Ditutup Sementara

  • 17 Apr 2026 18:10 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Cilegon - Wali Kota Cilegon, Robinsar akan merekomendasikan ke Badan Gizi Nasional (BGN) agar dilakukan penutupan sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengirim program Makanan Bergizi Gratis (MBG) ke MTs Al-Inayah, Kota Cilegon pada Kamis 16 April 2026 yang mengakibatkan puluhan siswa-siswi MTs Al-Inayah yang diduga keracunan makanan MBG tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Cilegon Robinsar, saat menghadiri acara Polda Banten dalam rangka penanaman pohon 1.000 pohon di Rawa Arum Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Jumat 17 April 2026.

“Kami akan rekomendasikan, kalau secara SOP itu menyalahi. Kita akan rekomendasikan ke BGN agar hal itu diperbaiki,” ucap Robinsar kepada wartawan.

Namun yang jelas, kata Robinsar, langkah awal yang akan dilakukan yakni, menggelar rapat dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon dan sejumlah pihak terkait lainya untuk mengetahui kronologis dan penanganan terhadap korban.

“Insya Allah ini kami akan melakukan rapat dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, kronologisnya seperti apa dan memastikan yang kemarin keracunan apakah sudah ditangani dengan baik atau belum,” ucap Robinsar.

Saat disinggung soal pihak penyedia SPPG yang mengirimkan MBG itu darimana, Robinsar menyatakan dirinya belum monitor dan akan segera mengeceknya di lokasi.

“Belum monitor, nanti saya akan cek. Iya nanti kita akan menekankan penyedia dapur agar sesuai dengan SOP dan termasuk dengan penerima juga. Karena kan makanan itu ada jangka waktunya, jangan sampai makan siang dimakan sore dan itu bisa berpotensi keracunan. Sehingga penyedia dapur dan penerima manfaat juga harus sesuai dengan SOP,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....