Pemkab Lebak Ikuti Evaluasi SAKIP Bersama Kemenpan RB
- 11 Des 2025 16:41 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Sekretariat Daerah (Setda) diwakili Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Lebak, Iyan Fitriyana, memimpin delegasi Pemkab Lebak untuk mengikuti Rapat Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Kamis (11/12/2025).
Rapat evaluasi penting ini dilaksanakan secara daring (online) dan terpusat dari Lebak Data Center. Pemilihan lokasi ini menunjukkan pemanfaatan optimal infrastruktur teknologi informasi yang dimiliki Pemkab Lebak untuk mendukung komunikasi dan koordinasi tingkat nasional, terutama dalam agenda strategis yang melibatkan Kemenpan RB.
Evaluasi SAKIP merupakan proses penilaian berkala yang dilakukan Kemenpan RB untuk mengukur sejauh mana instansi pemerintah telah menerapkan sistem akuntabilitas kinerja, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, hingga pencapaian sasaran yang ditetapkan. Tujuan utamanya adalah memastikan penggunaan anggaran negara efisien dan efektif, serta hasil kinerjanya dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Dalam sesi rapat daring tersebut, Iyan Fitriyana dan timnya memaparkan berbagai capaian kinerja dan progres implementasi SAKIP di lingkungan Pemkab Lebak sepanjang tahun berjalan. Paparan ini mencakup keterkaitan antara perencanaan strategis daerah dengan kinerja unit-unit organisasi, serta upaya perbaikan berkelanjutan yang telah dilakukan.
Tim evaluasi dari Kemenpan RB diketahui memberikan sejumlah catatan dan masukan konstruktif untuk meningkatkan implementasi SAKIP di Pemkab Lebak. Masukan ini difokuskan pada penguatan budaya kinerja, penyelarasan indikator kinerja yang lebih terukur, dan peningkatan kualitas pelaporan akuntabilitas kinerja instansi.
Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Lebak, Iyan Fitriyana, menegaskan bahwa Pemkab Lebak berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi tersebut. “Kami menyambut baik setiap masukan dari Kemenpan RB. Semua rekomendasi akan kami tindak lanjuti sebagai komitmen Pemkab Lebak dalam memperkuat akuntabilitas kinerja daerah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya evaluasi rutin sebagai instrumen peningkatan kualitas birokrasi. “Evaluasi SAKIP bukan hanya kewajiban administratif. Ini adalah proses pembelajaran untuk memastikan bahwa setiap rupiah anggaran menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Iyan Fitriyana menyampaikan bahwa Pemkab Lebak terus melakukan pembinaan dan peningkatan kapasitas perangkat daerah dalam memahami dan menerapkan SAKIP secara konsisten. “Kami ingin seluruh perangkat daerah memiliki pola pikir kinerja yang sama, terukur, dan berorientasi hasil,” katanya.
Rapat evaluasi yang berlangsung secara kondusif ini menjadi momen penting bagi Pemkab Lebak dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Dengan evaluasi dan pembinaan berkelanjutan, diharapkan kualitas akuntabilitas Pemkab Lebak dapat meningkat pada penilaian nasional.
Pemkab Lebak berharap hasil evaluasi tahun ini mampu mendorong peningkatan predikat SAKIP sekaligus menjadi pemacu semangat bagi perangkat daerah untuk menghadirkan layanan publik yang lebih efektif, efisien, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....