Ratusan Siswa di Lebak Siap Terima Program MBG

  • 08 Jul 2025 18:31 WIB
  •  Banten

KBRN, Lebak: Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak telah menyiapkan data jumlah siswa untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat. Meski tidak terlibat langsung dalam pelaksanaan, Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lebak berperan dalam penyediaan data sasaran penerima program.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Heri Setiono, menjelaskan pihaknya hanya menyiapkan data jumlah siswa dari berbagai jenjang pendidikan sebagai bahan pendukung program MBG yang rencananya dilaksanakan akhir tahun 2025.

“Secara pelaksanaan, kami tidak terlibat dalam program MBG ini. Namun kami sudah menyiapkan data jumlah siswa dari PAUD hingga SMP sebagai calon penerima. Hanya saja, data yang kami siapkan pun sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan, karena data siswa dan penerima MBG bisa diperoleh melalui Dapodik dan data desa,” ujar Heri Setiono, Selasa (8/7/2025).

Heri menyebut, total ada 225.055 siswa yang menjadi sasaran program MBG di Kabupaten Lebak. Rinciannya meliputi 33.245 siswa PAUD/TK, 142.578 siswa SD, dan 50.232 siswa SMP. Selain siswa, program ini juga menyasar ibu hamil dan menyusui, dengan harapan memperbaiki kualitas gizi masyarakat sejak usia dini.

“Program MBG ini kan menyasar seluruh siswa dari jenjang TK, SD, dan SMP, serta ibu hamil dan menyusui. Tujuannya tentu untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di Lebak,” kata Heri.

Selain upaya peningkatan gizi, program ini juga diharapkan mampu memberdayakan pelaku UMKM dan menggerakkan ekonomi kerakyatan, sebagaimana disebutkan dalam keterangan resmi Kementerian Keuangan.

Meski persiapan terus dilakukan, Heri mengungkapkan hingga saat ini belum ada petunjuk teknis (juknis) maupun petunjuk pelaksanaan (juklak) resmi dari pemerintah pusat yang diterima oleh Dinas Pendidikan Lebak terkait program tersebut.

Program MBG merupakan salah satu inisiatif strategis nasional dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan kelompok rentan lainnya di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....