Media Sosial Bisa Jadi Pemicu Ujub
- 21 Sep 2025 08:55 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Fenomena pamer ibadah di media sosial saat ini menjadi perhatian. Menurut Ustazah Ai Judiyyah Fahmi, hal ini bisa memicu sifat ujub apabila niatnya tidak benar.
Ia menjelaskan, membagikan ibadah di media sosial boleh dilakukan jika niatnya untuk memberi motivasi orang lain. Namun, jika disertai perasaan ingin dipuji atau merasa lebih baik, maka hal itu berbahaya bagi pelakunya.
“Kalau niatnya mengajak kebaikan, insyaAllah tidak masalah. Tapi kalau niatnya pamer, itu bisa jadi ujub,” ujar Ustazah Ai dalam program Mutiara Pagi RRI Pro 1 Banten edisi Minggu (21/9/2025).
Baca juga: Bahaya Ujub Dapat Menghancurkan Amal Ibadah
Menurutnya, media sosial adalah pedang bermata dua. Di satu sisi bisa menjadi sarana dakwah, tetapi di sisi lain bisa menumbuhkan penyakit hati jika tidak diimbangi dengan keikhlasan. Ia menekankan agar umat Islam lebih berhati-hati dalam mengunggah konten ibadah pribadi.
“Lebih baik amal kita tersembunyi, karena amal rahasia lebih terjaga dari riya dan ujub,” ucapnya.
Ustazah Ai juga mencontohkan kasus seseorang yang sering mengunggah sedekahnya, namun akhirnya menuai komentar negatif dari masyarakat. Hal ini justru mengurangi nilai ibadah karena hati mudah tergelincir pada niat selain Allah.
Baca juga: Empat Cara Terhindar dari Sifat Ujub
Ia menegaskan, amal ibadah sebaiknya tetap dijaga kerahasiaannya, kecuali dalam kondisi tertentu yang tujuannya untuk mengajak kebaikan. Dengan demikian, media sosial dapat menjadi sarana saling mengingatkan, bukan ajang pamer.
“Yang penting kita jaga niat. Kalau niatnya lurus, insyaAllah aman. Tapi kalau niatnya salah, bisa jadi bumerang,” ujarnya. (Bachtiar Rahadi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....