Pemilik Sate Om Zeze Bagikan Kisah di Balik Kesuksesan Usahanya
- 05 Agt 2026 08:28 WIB
- Banten
Poin Utama
- Rian Aristian mengembangkan usaha kuliner Sate Om Zeze berawal dari hobi memasak di rumah dan kini telah berkembang pesat di Kota Serang.
- Bisnis Sate Om Zeze baru berjalan sekitar satu tahun namun sudah dikenal luas oleh masyarakat di kawasan Serang.
- Pemilik Sate Om Zeze memulai dengan mengembangkan berbagai resep sate melalui eksperimen di rumah dan didorong oleh kebiasaan memasak setelah menikah.
RRI.CO.ID, Serang - Berawal dari hobi memasak di rumah, Rian Aristian berhasil mengembangkan usaha kuliner Sate Om Zeze yang kini dikenal luas di Kota Serang. Pemilik Sate Om Zeze itu mengungkapkan, bisnis yang baru berjalan sekitar satu tahun tersebut lahir dari kegemarannya bereksperimen dengan berbagai resep makanan.
Rian mengatakan, setelah menikah, ia semakin sering memasak karena sang istri juga bekerja. Dari kebiasaan tersebut, ia mulai mengembangkan berbagai resep sate hingga akhirnya memutuskan membuka usaha kuliner.
"Saya memang hobi masak dari dulu. Resep sate ini sudah saya ngulik sejak 2015. Setelah resign kerja, saya merasa enggak biasa diam. Akhirnya saya coba serius mengembangkan resep ini, apalagi istri juga terus menyemangati karena menurut dia masakan saya enak," kata Rian, Selasa, 4 Agustus 2026.
Rian menjelaskan, nama "Sate Om Zeze" diambil dari nama anaknya, tanpa perencanaan khusus untuk kepentingan pemasaran. "Zeze itu sebenarnya nama anak saya. Dulu kasih nama bisnis juga masih sederhana saja, enggak kepikiran soal branding. Tapi menurut saya nama anak itu berkah, jadi sampai sekarang tetap dipakai," ujarnya.
Sebelum terjun ke dunia kuliner, RIan bekerja selama tujuh tahun sebagai HRD di sebuah perusahaan logistik di Merak. Pengalaman tersebut justru membantunya membangun sistem operasional usaha, mulai dari penyusunan standar operasional prosedur (SOP), gramasi bahan baku, hingga menjaga konsistensi rasa setiap menu yang disajikan kepada pelanggan.
Menurut Rian, konsistensi menjadi salah satu kunci utama mempertahankan kepercayaan pelanggan. Seluruh menu dibuat dengan takaran yang sama agar kualitas rasa dan porsi tetap terjaga, meski dikerjakan oleh karyawan yang berbeda.
Selain menjaga kualitas produk, Rian juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Ia menilai, pelaku UMKM saat ini tidak cukup hanya mengandalkan cita rasa, tetapi juga perlu menghadirkan visual yang menarik melalui konten digital agar mampu menjangkau lebih banyak calon pelanggan.
Rian pun mengajak masyarakat yang ingin memulai usaha kuliner agar tidak takut mencoba. Menurutnya, peluang selalu terbuka selama pelaku usaha terus belajar, berinovasi, dan memanfaatkan perkembangan teknologi digital sebagai media promosi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....