Ramai Aksi Sweeping, Kapolres Pandeglang Imbau Masyarakat Tahan Diri

  • 02 Apr 2024 23:42 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang diramaikan dengan aksi sweeping beberapa Organisasi Masyarakat (Ormas) sejak Selasa (2/4/2024) siang. Aksi sweeping ini merupakan buntut dari tindakan pengeroyokan yang dilakukan beberapa karyawan Koperasi Simpan Pinjam (Kosipa) di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang pada Senin (1/4/2024) yang menimpa seorang ustaz asal Pandeglang.

Tindakan itu akhirnya berbuntut pada aksi sweeping Ormas terhadap markas Kosipa. Dari beberapa video yang beredar di Media Sosial dan percakapan grup WhatsApp, sweeping itu dilakukan disejumlah titik di Pandeglang, seperti Mengger, Cigadung, dan Menes.

Baca juga:

Pelaku Pengeroyokan di Baros Diamankan Polisi

Menyikapi hal itu, Kapolres Pandeglang, AKBP Oki Bagus Setiaji mengimbau masyarakat untuk tenang dan menahan diri. Soalnya dia menegaskan, peristiwa pengeroyokan di Baros sudah ditangani oleh Polresta Serang Kota.

“TKP-nya di Baros, namun imbasnya ke Pandeglang. Nah mungkin spontanitas mereka melakukan tindakan sweeping. Sebetulnya niat mereka baik, ingin mencari oknum pelaku yang melakukan pemukulan terhadap salah satu warga Pandeglang,” katanya saat ditemui di Mapolres Pandeglang, Selasa (2/4/2024).

“Kami menelusuri dahulu permasalahannya seperti apa. Lalu kami hubungi seluruh ketua Ormas, tokoh agama, tokoh pemuda, untuk menegaskan menjaga stabilitas keamanan di Pandeglang dan mengimbau masyarakat jangan mudah terprovokasi,” ucap dia.

Baca juga:

Polres Pandeglang Grebek Judi Sabung Ayam di Cisata

Dampak dari pengeroyokan dan aksi sweeping itu, Polres Pandeglang mengaku kini menerapkan siaga satu. Anggota Kepolisian juga sudah ditempatkan dibeberapa tempat yang menjadi titik sweeping.

"Jadi malam ini adanya sweeping memang benar. Kami secara gercep (gerak cepat, red) memerintahkan Kabag Ops untuk apel setelah Magrib, kita kumpulkan semua anggota siaga satu kemudian kami kerahkan menuju titik-titik yang akan dijadikan lokasi sweeping oleh rekan-rekan Ormas," ujarnya.

Saat ini, Kapolres menyebut situasi di Pandeglang sudah kembali kondusif. Dia pun melalui jajaran di tingkat Polsek dan juga Kanit Intel sudah menyampaikan imbauan kepada Ormas untuk tidak melakukan sweeping yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Baca juga:

Polres Pandeglang Giatkan Patroli untuk Antisipasi Perang Sarung

“Alhamdulillah sweeping yang dilakukan sudah secara kesadaran mereka dihentikan. Alhamdulillah mereka mau mendengarkan arahan tokoh agama dan tidak melakukan aksi anarkis,” kata Oki.

Sehari sebelumnya, tepatnya Senin (1/4/2024) malam, seorang ustaz asal Pandeglang yang menetap di Baros, mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari sejumlah pemuda. Tanpa alasan yang jelas, ia dikeroyok saat sedang melintas di Jalan Raya Serang-Pandeglang. Pelaku pengeroyokan yang berjumlah delapan orang, diduga adalah oknum Kosipa. Dari kejadian itu, satu orang sudah diamankan Polresta Serang Kota.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....