Pandeglang Akhiri Tren Deflasi Lima Bulan Beruntun
- 02 Nov 2024 10:14 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Tren deflasi yang dialami Kabupaten Pandeglang selama lima bulan beruntun akhirnya terputus. Sebab di bulan Oktober, Pandeglang kembali mencatatkan inflasi pertama sejak April 2024.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang, Achmad Widijanto menjelaskan, Pandeglang mengalami inflasi bulan ke bulan atau Oktober 2024 terhadap September 2024 sebesar 0,15 persen.
Baca juga: Daya Beli Melemah, Pandeglang Deflasi Lima Bulan Berturut-turut
“Kita lihat lima bulan terakhir kemarin di Pandeglang terjadi deflasi atau inflasi negarif. Tapi pada bulan Oktober kembali mengalami inflasi positif,” katanya, Jumat (1/11/2024).
Menurut Widijanto, perkembangan inflasi bulan ke bulan dipengaruhi dari kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,35 persen dengan andil inflasi 0,16 persen.
“Jadi cukup siginifikan adanya kenaikan di kelompok ini. Sementara kelompok lain masih ada yang deflasi seperti kelompok pakaian dan alas kaki,” ujar dia.
Baca juga: Lima Bulan Deflasi, Pertumbuhan Ekonomi Pandeglang Terancam Melambat
Widijanto menyebut, daging ayam ras menjadi komoditas yang paling besar memberi andil inflasi di Pandeglang pada Oktober dengan besar inflasi 3,08 dan andil inflasi 0,11. Diikuti komoditas bawang merah yang mengalami inflasi bulan ke bulan sebesar 14,41 persen dengan andil inflasi 0,07 persen.
“Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi bulan ke bula pada Oktober 2024, antara lain: daging ayam ras, bawang merah, tomat, kopi bubuk, cabai rawit, kangkung, panci, cumi-cumi asin, bedak, dan udang basah,” ucap Widijanto.
Baca juga: Jengkol dan Kopi Bubuk Penyumbang Inflasi Terbesar di Pandeglang
Berdasarkan hasil pengamatan inflasi bulan ke bulan di lima daerah di Banten, inflasi Pandeglang bulan Oktober kemarin lebih baik dari Kabupaten Lebak (0,04 persen) dan Kota Tangerang (0,12 persen).
“Adapun inflasi bulan ke bulan paling tinggi di Banten, terjadi di Kota Serang dengan angka 0,28 persen,” kata dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....