Edukasi dan Kolaborasi Tekan Penyebaran Campak
- 17 Apr 2026 12:24 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Peningkatan kasus campak di Kota Serang pada tahun 2026 tidak hanya menjadi persoalan kesehatan, tetapi juga tantangan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Pemerintah menilai, edukasi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menekan penyebaran penyakit menular ini. Oleh karenanya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya imunisasi.
“Kami terus melalakukan berbagai strategi yang melibatkan tenaga kesehatan, kader, tokoh masyarakat, hingga lembaga pendidikan. Penyuluhan dilakukan secara langsung melalui Posyandu maupun kunjungan rumah untuk menjangkau masyarakat lebih luas,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Serang, Nurhayati kepada RRI, Jumat, 17 April 2026.
| Baca juga: Kasus Campak di Kota Serang Meningkat |
Selain edukasi, pemerintah juga menggandeng sekolah dalam upaya pencegahan. Melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), siswa mendapatkan imunisasi lanjutan untuk meningkatkan perlindungan terhadap campak. Langkah ini dinilai efektif karena menyasar anak usia sekolah yang rentan terhadap penularan.
Meski berbagai upaya telah dilakukan, masih terdapat kendala dalam pelaksanaan di lapangan. Penolakan dari sebagian orang tua menjadi tantangan yang cukup signifikan. Selain itu, kurangnya pemahaman tentang manfaat imunisasi juga mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam program kesehatan tersebut.
Di sisi lain, pemerintah terus berupaya meningkatkan respons terhadap kasus yang muncul. Setiap temuan kasus campak segera ditindaklanjuti dalam waktu kurang dari 24 jam. “Penanganan meliputi pemberian terapi suportif serta upaya pencegahan komplikasi yang dapat membahayakan pasien,” ujarnya.
Masyarakat juga diminta untuk berperan aktif dalam mencegah penyebaran campak. Orang tua diimbau untuk memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap, serta tidak membawa anak yang sakit ke tempat umum. Jika terindikasi campak, anak disarankan untuk diisolasi sementara guna menghindari penularan.
Dengan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan penyebaran campak di Kota Serang dapat dikendalikan. “Dengan edukasi yang berkelanjutan, tentu ini akan menjadi fondasi penting dalam membangun kesadaran kolektif demi melindungi generasi muda dari risiko penyakit menular,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....