Pola Makan saat Lebaran Picu Risiko Penyakit
- 24 Mar 2026 11:14 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Pola makan tinggi lemak, gula, dan santan saat Idulfitri berpotensi meningkatkan risiko penyakit tidak menular pada masyarakat. Ahli gizi, Irawati mengingatkan masyarakat agar segera kembali menerapkan pola makan seimbang guna menjaga kondisi tubuh tetap sehat usai libur Lebaran.
Irawati menjelaskan, pasca-Lebaran biasanya terjadi peningkatan kunjungan masyarakat ke fasilitas kesehatan akibat keluhan kesehatan yang berkaitan dengan pola makan tidak terkontrol selama hari raya.
“Usai Lebaran biasanya rumah sakit atau klinik cenderung meningkat pasiennya, terutama keluhan kolesterol, penyakit jantung, hingga diabetes karena konsumsi makanan bersantan, gorengan, dan kue manis yang berlebihan,” ujarnya saat berdialog bersama RRI Pro 1 Banten, Selasa, 24 Maret 2026.
Menurutnya, masyarakat sering tidak menyadari perubahan pola makan selama Ramadan dan Lebaran yang didominasi makanan tinggi kalori. Kebiasaan tersebut dapat memicu gangguan kesehatan jika tidak segera dikendalikan.
Ia menilai kebiasaan “balas dendam makan” setelah sebulan berpuasa menjadi salah satu penyebab meningkatnya asupan lemak, gula, dan garam. Kondisi ini berisiko meningkatkan berat badan secara cepat serta memicu kekambuhan penyakit metabolik.
“Balas dendam makan itu wajar, tetapi cukup dibatasi dua hari Lebaran saja. Setelah itu kita harus kembali menata pola makan yang lebih sehat dan seimbang,” ucapnya.
Irawati menegaskan pentingnya kembali pada pola makan gizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein hewani, protein nabati, serta konsumsi sayur dan buah secara rutin. Ia juga menyarankan masyarakat mengurangi konsumsi santan, gorengan, serta makanan tinggi gula dan garam.
“Kalau mau makan opor atau rendang, ambil lauknya saja dan kurangi kuah santannya. Itu cara sederhana untuk mengurangi asupan lemak,” katanya.
Ia menambahkan, menjaga kesehatan pasca Lebaran juga dapat dilakukan dengan mengonsumsi air putih yang cukup, menjaga pola tidur, serta meningkatkan aktivitas fisik. Dengan menerapkan pola hidup sehat secara bertahap, masyarakat diharapkan dapat mengembalikan kondisi tubuh tetap bugar setelah merayakan Idulfitri bersama keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....