Skincare Bukan Asal Pakai, Kandungan Jadi Penentu Utama

  • 26 Jan 2026 21:07 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Perawatan kulit wajah kini semakin populer seiring meningkatnya kesadaran masyarakat menjaga kesehatan dan penampilan kulit. Namun, efektivitas skincare tidak semata ditentukan oleh banyaknya produk yang digunakan, melainkan kandungan bahan yang digunakan sesuai kebutuhan kulit.

Setiap produk perawatan kulit mengandung bahan aktif berbeda, dengan fungsi serta potensi reaksi yang beragam. Oleh karena itu, pemilihan skincare sebaiknya disesuaikan kondisi kulit, bukan sekadar mengikuti tren atau rekomendasi viral di media sosial.

Kesalahan umum kerap terjadi ketika berbagai bahan aktif digunakan secara bersamaan tanpa memahami cara kerja kandungannya. Padahal, jika tidak digunakan secara tepat, kombinasi bahan tertentu justru berpotensi memicu iritasi, jerawat, hingga memperburuk kondisi pad kulit sensitif.

Seorang Dokter spesialis kulit, kelamin dan Estetik, Dokter Clinton, mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menggunakan bahan aktif tertentu. “Tergantung bahan yang dipakainya, terutama bahan exfoliasi dengan persentase tinggi, karena jika digunakan sembarangan bisa membuat kulit tipis dan skin barrier rusak,” ujarnya dalam siniar Youtube Kasisolusi “Skincare Berlebihan Bikin Kulit Tipis? Ternyata Skincare Ini Yang Harus Dihindari!” yang dikutip RRI, Selasa, 27 Januari 2026.

Penggunaan skincare khususnya yang mengandung bahan eksfoliasi, memerlukan memerlukan aturan jelas terkait frekuensi serta kadar kandungan agar tetap aman. Pemakaian tanpa panduan, frekuensi berlebihan, serta penggunaan bahan berkadar tinggi secara mandiri berisiko melemahkan skin barrier.

Di sisi lain, setiap individu memiliki toleransi kulit berbeda terhadap kandungan skincare tertentu. Oleh Karena itu, bahan yang cocok bagi seseorang belum tentu aman atau efektif bagi orang lainnya

Oleh sebab itu, konsultasi dengan dokter sebelum menggunakan skincare tertentu dinilai penting agar tahapan perawatan sesuai dengan kondisi kulit. Setelah memahami tipe kulit serta fungsi bahan yang digunakan, perawatan wajah dapat dikembangkan secara mandiri dengan lebih aman dan terarah.

Pada akhirnya, pemahaman kandungan skincare membantu masyarakat memilih produk secara lebih bijak. Sehingga, perawatan wajah tidak hanya mengikuti tren, tetapi benar-benar memberi manfaat optimal bagi kesehatan kulit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....