Pentingnya Kelola Stres bagi Generasi Muda

  • 20 Nov 2025 09:10 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Pengelolaan stres menjadi hal penting yang harus dipahami generasi muda di tengah tekanan hidup yang semakin kompleks. Tekanan akademik, beban pekerjaan, ekspektasi keluarga, hingga urusan pertemanan, dinilai dapat menjadi pemicu utama yang membuat anak muda mudah merasa tertekan.

"Kondisi tersebut sering membuat seseorang kehilangan arah apabila tidak memiliki kemampuan mengelola emosi. Anak muda kalau lagi stres biasanya bingung mau mulai dari mana. Kondisi itu bisa bikin mereka mudah ikut arus lingkungan,” ujar Duta Anti Narkotika Kota Cilegon 2022, Muhammad Kamal dalam Dialog bersama Pro 2 RRI Banten, Kamis (20/11/2025).

Baca juga: Generasi Muda Diajak Teladani Semangan Juang Pahlawan

Ia menegaskan, lingkungan memiliki peran sangat besar dalam membentuk pola pikir generasi muda. Lingkungan yang buruk atau tidak suportif dapat memperburuk kondisi mental seseorang, terutama jika sedang berada dalam fase rapuh. “Kalau 90 persen lingkungan negatif, pasti ada pengaruhnya. Mau sekuat apa pun mentalnya, tetap bisa goyah,” katanya.

Kamal menyebutkan bahwa banyak anak muda yang belum memiliki cara meredakan stres yang sehat. Ia mendorong agar generasi muda mulai membangun kebiasaan positif seperti olahraga, berjalan sore, menulis jurnal, menyibukkan diri dengan kegiatan produktif, atau meningkatkan kemampuan diri. “Coping sehat itu sederhana. Bisa dari hal-hal kecil yang bikin hati lebih tenang,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan agar anak muda berhati-hati terhadap pengaruh pertemanan yang mengarah pada perilaku berisiko. Menurutnya, tekanan dari teman sebaya dapat mendorong seseorang melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri. “Kalau teman sudah mulai memaksa ikut hal yang kita enggak nyaman, itu tandanya pertemanan sudah toxic,” ujarnya.

Baca juga: Relawan Ajak Generasi Muda Lebih Peduli Risiko Bencana

Kamal berpesan agar anak muda Banten lebih peka terhadap kondisi mentalnya sendiri. Ia menekankan pentingnya membangun prinsip hidup, selektif dalam memilih lingkungan, serta terus mengembangkan diri. “Tiga hal itu yang sampai sekarang menjaga saya tetap berada di jalur positif,” katanya.

Kamal berharap generasi muda semakin menyadari pentingnya kesehatan mental sebagai pondasi untuk menjalani kehidupan yang produktif dan berkelanjutan. (Bachtiar Rahadi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....