YPUI Dorong Mangrove dan Badak Jawa Masuk Kurikulum Muatan Lokal
- 20 Sep 2023 18:36 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Yayasan Planet Urgensi Indonesia (YPUI) mendorong pengetahuan tentang mangrove dan Badak Jawa, masuk kurikulum belajar siswa untuk mata pelajaran muatan lokal.
YPUI menilai pengetahuan tersebut penting, agar siswa tahu manfaat dari keduanya. Apalagi berbicara soal Badak Jawa, spesies endemik Pandeglang yang keberadaannya kini terancam punah.
Baca juga:
Semakin Langka, Badak Jawa Hadapi Berbagai Ancaman Kepunahan
“Kita juga sudah merintist dari dua tahun yang lalu, sudah ada penandatanganan kesepakatan kerjasama dengan Dindikpora Pandeglang. Dan arahnya memang dari dinas itu juga ingin mendorong munculnya Perda atau minimal Perbup untuk memasukkan pendidikan lingkungan hidup sebagai muatan lokal,” kata Project Coordinator MERCI Yayasan Planet Urgensi Indonesia, Mulyono Sardjono, Rabu (20/9/2023).
Dia menjelaskan, upaya memasukkan mangrove dan Badak Jawa dalam kurikulum baru dilakukan untuk wilayah Pandeglang. Namun besar harapan upaya itu bisa diterima untuk dunia pendidikan se-Banten.
“Iya kalau untuk kurikulum itu kami sudah berupaya untuk mendorong kami bikin modulnya, kemudian kami juga bantu bahan ajarnya tentang materi-materi badak,” ucap dia.
Baca juga:
Balai TNUK dan YPUI Intensifkan Kerjasama Pemulihan Ekosistem Pesisir
Namun dalam menerapkan kurikulum itu, tidak hanya menggandeng Dinas Pendidikan. YPUI juga akan melibatkan tenaga pengajar untuk membuat modul.
“Jadi kami tidak ada kapasitas untuk membuat modul, kemudian tahu kurikulum sekolah segala macam. Itu meminta para guru untuk menulis, jadi nanti guru ini saling sharing. Tapi tetap kami support untuk fasilitasi pertemuan dan lain-lain, sampai ke percetakan itu kami support,” ujar Mulyono.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....