Kompetisi Robotik Jadi Ruang untuk Asah Kemampuan Coding Siswa
- 17 Agt 2026 06:25 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Keikutsertaan siswa Assa'adah Islamic Boarding School dalam IIUM Robotic Competition 2026 menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan robotik melalui sejumlah kategori. Selain kategori Sumo, peserta dari sekolah tersebut juga mengikuti kategori sepak bola robot dan balapan waktu, yang masing-masing memiliki karakteristik serta teknik berbeda.
Abdul Mafahir, peserta kategori sepak bola robot, mengatakan dirinya telah menekuni bidang tersebut sejak mulai mengenal robotik. Pengalaman mengikuti sejumlah kompetisi nasional menjadi salah satu alasan dirinya dipercaya menjadi perwakilan dalam ajang internasional di Malaysia.
Dalam kategori sepak bola, robot dikendalikan menggunakan remote control untuk memainkan pertandingan layaknya permainan sepak bola. Robot diarahkan untuk mencetak gol sebanyak mungkin ke gawang lawan. Selain kemampuan teknis, Abdul menilai aspek mental menjadi bagian penting karena peserta harus mampu menghadapi tekanan selama pertandingan.
“Yang pertama itu strategi, trial, baru habis itu evaluasi,” katanya dalam program Indonesia Layak Anak RRI Banten, Minggu, 16 Agustus 2026.
Sementara itu, Farel Dimas Zahran Fairuz mengikuti kategori balapan waktu. Ia telah mempelajari bidang tersebut sejak kelas empat sekolah dasar dan memilih kategori tersebut karena memiliki pengalaman dalam coding.
Pada lomba tersebut, robot diprogram untuk mengikuti jalur menggunakan sensor garis. Peserta harus mencari jalur tercepat agar robot dapat mencapai garis akhir tanpa keluar dari lintasan. Farel menyebut robot yang digunakannya memiliki 14 sensor untuk membantu meningkatkan akurasi.
Dalam pertandingan, peserta mendapatkan waktu tiga menit untuk melakukan percobaan di lintasan. Waktu tercepat kemudian menjadi hasil yang diperhitungkan. Farel mengatakan proses latihan dilakukan dengan mencoba sejumlah program coding, kemudian membandingkan hasilnya untuk menentukan program yang paling optimal.
Pengalaman mengikuti kompetisi juga membuat kemampuan peserta terus berkembang. Abdul menyebut semakin sering mengikuti lomba, dirinya semakin mampu mengendalikan situasi dan menjaga fokus ketika menghadapi tekanan. Farel juga merasakan perkembangan dalam memahami coding, sensor, strategi lintasan, hingga pengaturan tenaga robot. Pengalaman tersebut menjadi bekal bagi mereka untuk terus meningkatkan kemampuan di bidang robotik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....