Niat Ikhlas Jadi Penentu Nilai Amal
- 04 Agt 2026 09:30 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Setiap amal ibadah maupun aktivitas sehari-hari tidak hanya dinilai dari apa yang dikerjakan, tetapi juga dari niat yang melatarbelakanginya. Karena itu, umat Islam diingatkan untuk senantiasa meluruskan niat agar setiap perbuatan bernilai ibadah dan memperoleh rida Allah SWT.
Sekretaris MUI Provinsi Banten, Ustaz Deni Rusli, mengatakan kualitas suatu amal bergantung pada niat yang dimiliki seseorang. Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang menegaska bahwa setiap amal bergantung pada niat dan setiap orang akan memperoleh balasan sesuai dengan niatnya. "Sesungguhnya segala amal itu tergantung pada niatnya dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan," katanya dalam program Mutiara Pagi bersama RRI Pro 1 Banten, Selasa 4 Agustus 2026.
Menurut Ustaz Deni, keikhlasan merupakan ruh dari setiap amal. Tanpa niat yang tulus karena Allah SWT, segala bentuk ibadah maupun kebaikan tidak memiliki nilai pahala meskipun tampak besar di hadapan manusia.
Ia menjelaskan niat yang benar akan melahirkan karakter mulia, seperti ikhlas, jujur, dan amanah. Ketiga sifat tersebut menjadi fondasi seorang muslim dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, baik dalam beribadah maupun berinteraksi dengan sesama. "Kalau seseorang melakukan sesuatu dengan niat yang ikhlas karena Allah, maka akan lahir karakter jujur dan amanah dalam dirinya," ujarnya.
Ustaz Deni menambahkan niat berada di dalam hati sehingga tidak cukup hanya diucapkan melalui lisan. Karena itu, setiap muslim perlu memastikan tujuan setiap aktivitas benar-benar ditujukan untuk mencari rida Allah, bukan demi pujian ataupun pengakuan dari manusia.
Ia juga mengingatkan bahwa seseorang yang telah berniat melakukan kebaikan sudah memperoleh pahala meskipun amal tersebut belum sempat dilaksanakan. Ketika niat baik itu diwujudkan dalam tindakan, Allah SWT akan melipatgandakan balasannya.
Sebaliknya, seseorang yang hanya berniat melakukan keburukan belum dicatat sebagai dosa. Namun apabila niat tersebut diwujudkan dalam perbuatan, maka ia akan memperoleh balasan sesuai keburukan yang dilakukan. "Kalau kita melaksanakan amal karena Allah, maka amal itu akan bernilai ibadah dan mendatangkan pahala. Tetapi kalau niatnya bukan karena Allah, amal itu hanya menjadi urusan dunia," ucapnya.
Ustaz Deni mengajak masyarakat menjadikan niat sebagai landasan utama sebelum memulai aktivitas apa pun. Dengan meluruskan niat, setiap pekerjaan tidak hanya memberikan manfaat di dunia, tetapi juga menjadi bekal pahala di akhirat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....