Istigfar Jadi Kunci Ketenangan dan Pembuka Rezeki
- 27 Jul 2026 14:36 WIB
- Banten
Poin Utama
- Istigfar bukan sekadar ucapan memohon ampun, tetapi amalan yang memiliki banyak keutamaan dalam kehidupan sehari-hari.
- Setiap manusia tidak luput dari kesalahan sehingga membutuhkan istigfar sebagai bentuk taubat dan pengakuan atas kekhilafan kepada Allah SWT.
- Umat Islam tetap dianjurkan memperbanyak istigfar setelah melaksanakan salat sebagai penyempurna ibadah.
RRI.CO.ID, Serang - Istigfar bukan sekadar ucapan memohon ampun kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi amalan yang memiliki banyak keutamaan dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu disampaikan Ustazah Ai Judiyyah Fahmi dalam program Mutiara Pagi RRI Banten, Minggu, 26 Juli 2026.
Menurutnya, setiap manusia tidak luput dari kesalahan sehingga membutuhkan istigfar sebagai bentuk taubat dan pengakuan atas kekhilafan kepada Allah SWT. Bahkan, setelah melaksanakan salat pun umat Islam tetap dianjurkan memperbanyak istigfar sebagai penyempurna ibadah.
| Baca juga: Taubat dan Kebaikan Raih Kasih Sayang Allah |
Dalam tausiyahnya, Ai Judiyyah Fahmi menjelaskan, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk senantiasa beristigfar dalam berbagai keadaan. Ia mengatakan, istigfar memiliki banyak manfaat, mulai dari membuka pintu rezeki, melancarkan berbagai urusan hingga menjadi penolak bala. "Dahsyatnya istigfar terletak pada kemampuannya sebagai pembuka pintu rezeki, pelancar segala urusan, dan penolak bala," katanya.
Ia juga mengingatkan agar istigfar tidak hanya dilakukan untuk diri sendiri, tetapi juga dipanjatkan bagi kedua orang tua, keluarga, serta seluruh kaum muslimin dan muslimat. Menurutnya, kebiasaan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan doa yang diajarkan Rasulullah SAW. Selain itu, ia menekankan pentingnya membaca Sayyidul Istigfar secara rutin pada pagi maupun petang sebagai salah satu amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.
| Baca juga: Bolehkah Membalas Hinaan dalam Islam? |
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa memperbanyak istigfar dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan hidup. Mengacu pada firman Allah SWT dalam Surah Nuh ayat 10 -12, istigfar diyakini menjadi jalan datangnya rezeki yang tidak disangka-sangka. Selain itu, amalan tersebut juga dapat menghapus dosa, menghadirkan ketenangan batin, menghilangkan kesempitan hidup, serta menjadi pelindung dari berbagai musibah. Karena itu, umat Islam diimbau menjadikan istigfar sebagai bagian dari rutinitas harian.
Menjawab pertanyaan pendengar mengenai cara membiasakan diri beristigfar di tengah kesibukan bekerja, Ia menegaskan bahwa amalan tersebut sangat mudah dilakukan kapan pun dan di mana pun, kecuali di tempat yang tidak diperbolehkan seperti kamar mandi. Ia menyarankan agar istigfar dibaca sebelum berangkat bekerja, di perjalanan, saat jeda aktivitas, maupun setelah menyelesaikan pekerjaan.
"Boleh di mana saja. Sebelum kerja, di tengah pekerjaan, ataupun setelah bekerja, biasakan membaca Astagfirullahaladzim agar menjadi kebiasaan yang terus terjaga," ujarnya.
Ia mengajak seluruh pendengar untuk senantiasa istiqamah dalam memperbanyak istigfar sebagai bekal menjalani kehidupan. Ia berharap umat Islam tidak hanya melafalkan istigfar dengan lisan, tetapi juga menghadirkannya dengan hati yang tulus agar memperoleh keberkahan, ketenangan, serta ampunan dari Allah SWT.
"Amalan sederhana tersebut memiliki manfaat besar, mulai dari menghapus dosa, memudahkan berbagai urusan, hingga menjadi pembuka pintu rezeki bagi mereka yang mengamalkannya secara konsisten," ucap dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....