Taubat dan Kebaikan Raih Kasih Sayang Allah

  • 04 Jun 2026 18:29 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Taubat yang sungguh-sungguh serta kebiasaan menebarkan kebaikan kepada sesama menjadi bagian penting dalam upaya meraih kasih sayang Allah SWT. Sikap tersebut dinilai mampu memperkuat hubungan manusia dengan Sang Pencipta sekaligus membangun kehidupan sosial yang harmonis.

Sekretaris MUI Provinsi Banten, Ustaz Deni Rusli mengingatkan bahwa setiap manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa. Karena itu, taubat harus segera dilakukan tanpa menunggu waktu tertentu.

Menurutnya, menunda taubat merupakan sikap yang tidak tepat karena tidak ada seorang pun yang mengetahui batas usia dan kesempatan hidup yang diberikan Allah SWT. “Kalau kotor, bersihkan. Kalau lapar, makan. Begitu juga ketika berbuat salah atau berdosa, maka segera bertaubat. Jangan menunggu waktu tertentu karena kita tidak tahu sampai kapan diberi kesempatan hidup,” ujarnya dalam program Mutiara Pagi RRI Pro 1 Banten, Kamis, 4 Juni 2026.

Ia menjelaskan, Allah sangat mencintai hamba-Nya yang mau mengakui kesalahan, menyesali perbuatan dosa, dan berusaha memperbaiki diri. Karena itu, taubat menjadi salah satu jalan penting untuk memperoleh rahmat dan ampunan Allah SWT.

Selain taubat, Ustaz Deni menekankan pentingnya menebarkan kebaikan kepada sesama manusia dan lingkungan sekitar. Menurutnya, kasih sayang kepada makhluk merupakan salah satu bentuk penghambaan kepada Allah.

Ia mengingatkan manusia memiliki tanggung jawab menjaga alam dan lingkungan karena seluruh ciptaan Allah memberikan manfaat bagi kehidupan. Kerusakan lingkungan akibat ulah manusia pada akhirnya akan berdampak kembali kepada masyarakat.

“Menyayangi makhluk di bumi, berbuat baik kepada sesama manusia, hewan, dan lingkungan sekitar merupakan bagian dari upaya mengharapkan rida Allah Subhanahu Wa Ta'ala,” katanya.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk mengendalikan amarah dan membiasakan sikap pemaaf. Menurutnya, amarah yang tidak terkendali dapat menimbulkan berbagai persoalan dalam kehidupan sosial.

“Mengendalikan emosi, menjadi pribadi yang pemaaf, serta selalu berbaik sangka kepada Allah dan sesama manusia merupakan bagian dari menebar kebaikan yang dicintai Allah Subhanahu Wa Ta'ala,” ucapnya.

Melalui taubat yang tulus dan kebiasaan berbuat baik, umat Islam diharapkan mampu memperoleh kasih sayang Allah SWT. Sekaligus menciptakan kehidupan yang damai, harmonis, dan penuh kebermanfaatan bagi sesama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....