Kolaborasi Lintas Fakultas Antar Untirta Raih Prestasi
- 22 Jul 2026 14:18 WIB
- Banten
Poin Utama
- Lima mahasiswa Untirta dari jurusan akuntansi, ekonomi syariah, teknik informatika, ilmu komunikasi, dan pendidikan bahasa Inggris meraih silver medal di International Youth Summit Malaysia.
- Tim Lentera membuktikan bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu menghasilkan gagasan inovatif yang memiliki daya saing tinggi di tingkat internasional.
- Gabungan latar belakang keahlian dari kelima anggota tim menjadi kekuatan utama dalam penyusunan karya yang dapat bersaing di kompetisi internasional.
RRI.CO.ID, Serang – Kerjasama dan kolaborasi lintas disiplin ilmu terbukti mampu melahirkan gagasan inovatif yang berdaya saing tinggi. Lima mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dari berbagai jurusan berhasil membuktikannya dengan meraih silver medal pada International Youth Summit di Malaysia.
Anggota Tim Lentera, Muhamad Bun Yana Nurfais mengatakan, gabungan latar belakang keahlian dari kelima anggota tim menjadi kekuatan utama dalam menyusun karya. Lintas fakultas yang terlibat meliputi jurusan akuntansi, ekonomi syariah, teknik informatika, ilmu komunikasi, dan pendidikan bahasa Inggris.
"Kenapa timnya beda-beda jurusan, jujur itu adalah kekuatan kita. Ada yang paham akuntansi dan bisnis, ada yang pegang desain dan teknologi, dan karena lombanya pakai bahasa Inggris, tugas aku yang coba membenarkan kata-katanya ke bahasa Inggris," katanya dalam program Sore Ceria bersama RRI Pro 2 Banten, Selasa, 21 Juli 2026.
Fais menjelaskan bahwa proses penyatuan gagasan antar-anggota tim yang memiliki latar belakang sudut pandang berbeda membutuhkan komunikasi intensif. Meskipun dihadapkan pada padatnya jadwal perkuliahan, tugas magang, dan kegiatan organisasi, mereka konsisten berdiskusi hingga berjam-jam secara daring.
Pembagian peran secara proporsional sesuai keahlian masing-masing mahasiswa membuat pengerjaan esai dan poster materi dapat berjalan secara efektif. Setiap anggota bertanggung jawab mengolah data spesifik sebelum akhirnya disatukan menjadi satu konsep proposal yang utuh dan matang.
Kompaknya kerja sama tim mendapat apresiasi tinggi dan dukungan penuh dari pimpinan fakultas serta dosen pembimbing lintas jurusan. Support penuh dari pihak kampus memberi rasa percaya diri lebih bagi para mahasiswa saat harus tampil menyampaikan presentasi di kancah internasional.
Sesi tanya jawab bersama dewan juri dari luar negeri menjadi ujian terberat yang berhasil dilalui berkat kekompakan tim. Kemampuan saling menutupi kekurangan saat menjawab pertanyaan kian memperkokoh penilaian positif dari para juri.
"Waktu juri nanya pakai bahasa Inggris, kita saling bahu-membahu. Ada yang mau jawab tapi belum bisa menyampaikan poinnya, kita bantu melengkapi, dan menurutku itulah yang akhirnya membawa kita ke juara dua," ujarnya.
Sinergi antar-jurusan ini membuktikan bahwa perbedaan disiplin akademik bukan menjadi penghalang untuk mengukir prestasi berkelas. Keberhasilan kolaborasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain dalam mengembangkan gagasan berbasis kerja tim yang solid, katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....