Kantor Bahasa Dorong Masyarakat Menulis dan Lahirkan Penulis Baru

  • 09 Jul 2026 16:17 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Kantor Bahasa Provinsi Banten terus mendorong lahirnya penulis-penulis baru melalui berbagai program literasi, mulai dari pelatihan menulis, sayembara karya sastra, hingga pendampingan komunitas literasi. Upaya tersebut dilakukan untuk menumbuhkan budaya menulis di tengah masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas literasi di Banten.

Menulis dinilai tidak hanya menjadi sarana mengekspresikan gagasan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan berbahasa yang baik dan benar. Widyabasa Ahli Pertama Kantor Bahasa Provinsi Banten, Erminah, mengatakan setiap orang memiliki peluang menjadi penulis selama memiliki kemauan untuk terus berlatih.

Menurutnya, langkah pertama yang harus dibangun bukan sekadar menemukan ide cerita, melainkan membiasakan diri menulis secara konsisten setiap hari. Kebiasaan tersebut akan memudahkan seseorang mengembangkan kemampuan merangkai cerita hingga akhirnya mampu menghasilkan karya yang lebih panjang seperti novel.

"Inspirasi menulis itu banyak. Yang paling penting adalah membangun kebiasaan menulis, misalnya satu halaman setiap hari. Dari kebiasaan itu nanti ide akan berkembang dengan sendirinya," ujar Ermina saat dialog bersama RRI Banten, Rabu, 8 Juli 2026.

Selain membangun kebiasaan menulis, Erminah mengajak masyarakat aktif mengikuti kelas kepenulisan maupun sayembara yang rutin diselenggarakan berbagai lembaga, termasuk Kantor Bahasa. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang belajar bagi penulis pemula untuk memperoleh masukan dari penulis senior sekaligus mengasah kemampuan menyusun cerita.

Ia menyarankan calon penulis memulai dari karya sederhana seperti cerpen atau antologi bersama sebelum mencoba menulis novel. "Jangan takut gagal. Mulailah dari cerita pendek, ikut sayembara, atau bergabung dalam antologi bersama. Dari situ kemampuan menulis akan terus berkembang," katanya. Kantor Bahasa Provinsi Banten juga aktif mendorong lahirnya karya sastra melalui berbagai kegiatan literasi yang melibatkan sekolah, komunitas membaca, hingga masyarakat umum.

Selain mengadakan seminar kepenulisan, Kantor Bahasa menerbitkan sejumlah karya peserta dalam bentuk buku digital yang dapat diakses masyarakat secara gratis melalui laman resminya. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu memunculkan lebih banyak penulis muda dari Banten yang mampu menghasilkan karya berkualitas sekaligus memperkaya khazanah sastra Indonesia.

Menurutnya, meningkatnya jumlah platform digital juga membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk mempublikasikan karya. Namun demikian, ia mengingatkan agar penulis tetap mengutamakan kualitas tulisan dengan memperbanyak membaca berbagai referensi.

Semakin banyak seseorang membaca, semakin kaya pula kosakata, struktur kalimat, serta sudut pandang yang dimiliki dalam menulis. Ia juga mengajak masyarakat menghargai karya penulis dengan membeli buku asli agar para penulis tetap memiliki semangat berkarya dan menghasilkan karya-karya baru yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kantor Bahasa Provinsi Banten optimistis budaya menulis dapat terus berkembang apabila dibangun melalui kebiasaan membaca dan menulis secara berkelanjutan. Masyarakat juga diimbau memanfaatkan berbagai program literasi, pelatihan, serta sayembara yang tersedia sebagai wadah mengembangkan potensi diri.

Dengan semakin banyak penulis baru yang lahir dari Banten, diharapkan kualitas literasi masyarakat terus meningkat sekaligus memperkuat kontribusi daerah dalam perkembangan sastra dan bahasa Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....