Novel Efektif Tingkatkan Kemahiran Berbahasa Masyarakat

  • 09 Jul 2026 16:28 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Membaca novel tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dinilai sebagai salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan kemahiran berbahasa. Di tengah derasnya arus informasi digital dan dominasi media sosial yang menyajikan teks-teks singkat, kebiasaan membaca buku, khususnya novel, dinilai mampu memperkaya kosakata, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta membantu seseorang berkomunikasi secara lebih baik. Karena itu, masyarakat didorong kembali membangun budaya membaca sebagai fondasi utama dalam mengembangkan kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

Widyabasa Ahli Pertama Kantor Bahasa Provinsi Banten, Erminah, mengatakan kemahiran berbahasa tidak hanya diukur dari kemampuan seseorang berbicara. Menurutnya, terdapat empat keterampilan berbahasa yang saling berkaitan, yakni menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.

Kebiasaan membaca menjadi dasar yang memperkuat tiga keterampilan lainnya karena mampu memperluas perbendaharaan kata sekaligus membentuk pola pikir yang lebih sistematis. "Orang yang banyak membaca umumnya memiliki kosakata yang lebih kaya, kemampuan berpikir yang lebih terstruktur, dan lebih mudah menyampaikan gagasan secara lisan maupun tulisan. Karena itu membaca menjadi pondasi penting bagi seluruh keterampilan berbahasa," ujar Ermina dalam dialog bersama RRI Banten, Rabu, 8 Juli 2026.

Ia menjelaskan, membaca novel menjadi pilihan yang tepat bagi masyarakat yang ingin kembali membangun kebiasaan literasi. Berbeda dengan membaca unggahan media sosial yang umumnya berupa teks singkat, novel menghadirkan alur cerita, dialog, serta ragam kosakata yang lebih kaya sehingga pembaca terbiasa memahami konteks, menangkap makna, hingga menyimpulkan isi bacaan.

Selain itu, novel juga melatih pembaca mengenali sudut pandang penulis, memahami karakter tokoh, memprediksi alur cerita, serta mengembangkan kemampuan berpikir analitis secara alami melalui proses membaca yang berkelanjutan.

Menurutnya, masyarakat sebenarnya masih memiliki minat untuk membaca, tetapi kebiasaan tersebut kini bergeser ke konten-konten pendek di media sosial. Kondisi ini perlu diimbangi dengan kebiasaan membaca buku agar kemampuan literasi tidak terus menurun.

Ia menyarankan masyarakat memulai kembali kebiasaan membaca secara sederhana, misalnya meluangkan waktu 15 hingga 20 menit setiap hari, memilih novel sesuai genre yang disukai, membawa buku saat waktu luang, bergabung dengan komunitas literasi, hingga mengurangi durasi penggunaan media sosial. "Tidak perlu langsung membaca buku yang tebal. Mulailah dari buku yang ringan tetapi dilakukan secara konsisten agar kebiasaan membaca kembali terbentuk," katanya.

Selain meningkatkan kemampuan berbahasa, membaca novel juga memberikan manfaat lain, seperti memperluas wawasan, melatih empati, serta membantu seseorang memahami berbagai sudut pandang kehidupan. Melalui cerita yang disajikan, pembaca belajar mengenali emosi, karakter, serta pengalaman tokoh yang berbeda sehingga dapat membangun kemampuan berpikir kritis sekaligus memperkuat keterampilan komunikasi.

Erminah menilai kebiasaan membaca juga berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan masyarakat memilah informasi, membedakan fakta dan opini, serta mengurangi risiko mudah percaya terhadap informasi palsu atau hoaks yang banyak beredar di ruang digital. Kantor Bahasa Provinsi Banten berharap masyarakat dapat kembali menjadikan membaca sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.

Novel dinilai menjadi pintu masuk yang menarik untuk membangun budaya literasi karena menghadirkan pengalaman membaca yang menyenangkan sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi pengembangan kemampuan berbahasa. Dengan semakin banyak masyarakat yang gemar membaca, diharapkan kualitas literasi, kemampuan berpikir kritis, serta kemampuan berkomunikasi masyarakat Indonesia juga akan semakin meningkat di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....