Bijaklah Main Medsos! Jejak Digital Pengaruhi Peluang Kerja

  • 03 Feb 2026 06:27 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Personal branding dan jejak digital kini menjadi salah satu pertimbangan penting bagi perusahaan dalam merekrut karyawan. Media sosial tidak lagi sekadar ruang berekspresi, tetapi juga cerminan karakter, kompetensi, dan pola pikir pencari kerja di mata Human Resources (HR).

Trainer Creative Skill, Reggy Putra Pratama Widika menegaskan, HR saat ini tidak hanya menilai kandidat dari Curriculum Vitae (CV) semata. Aktivitas digital turut menjadi bahan pertimbangan.

“Sekarang HR itu bukan hanya melihat dari CV saja, tapi juga dari media sosial. Aktivitas kita sehari-hari di sana dinilai, apakah pernah memuat konten negatif atau justru menunjukkan hal-hal positif,” ujar Reggy, Senin, 2 Februari 2026.

Baca juga: Media Sosial Ciptakan Peluang Kerja Baru

Menurut Reggy, personal branding yang baik dapat dibangun dengan konsisten menampilkan kegiatan produktif, seperti mengikuti pelatihan, membagikan portofolio karya, hingga menunjukkan minat belajar. Hal tersebut menjadi sinyal positif bagi perusahaan.

“Ketika kita mem-posting kegiatan pengembangan diri, itu bukan pamer. Itu bagian dari personal branding agar orang tahu kita punya kemampuan apa,” katanya.

Reggy juga mengingatkan, jejak digital bersifat permanen dan dapat berdampak jangka panjang. Unggahan bernada ujaran kebencian, kata-kata kasar, atau konten sensitif berpotensi menjadi nilai minus saat proses seleksi kerja. Sebaliknya, media sosial dapat menjadi portofolio terbuka yang memperkuat daya saing pencari kerja.

“Jejak digital itu bahaya kalau kita tidak bijak, tapi akan sangat menguntungkan kalau diisi dengan hal-hal positif,” ucapnya.

Baca juga: Media Sosial Picu Bullying Anak Muda

Ia menambahkan, di era digital saat ini pencari kerja dituntut memiliki growth mindset dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri. Personal branding yang selaras dengan kompetensi dan etika digital dinilai dapat membuka peluang lebih luas.

“Orang yang punya growth mindset biasanya terlihat dari jejak digitalnya. Itu yang sekarang dicari HR,” kata Reggy.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....