Pentingnya Literasi Digital untuk Tangkal Hoaks
- 13 Feb 2026 17:17 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Tingginya arus informasi di media sosial membuat literasi digital menjadi hal yang semakin penting untuk menangkal penyebaran hoaks. Masyarakat diimbau lebih kritis dalam menerima, memahami, dan menyebarkan informasi yang beredar di ruang digital.
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Terbuka Bandung, Siti Alma Mulyati mengatakan, maraknya hoaks tidak lepas dari rendahnya kemampuan sebagian masyarakat dalam memverifikasi kebenaran informasi, khususnya yang berasal dari media sosial dan aplikasi percakapan.
“Banyak orang langsung percaya dan membagikan informasi tanpa mengecek sumbernya. Padahal, satu informasi yang keliru bisa berdampak luas dan menyesatkan,” ujar Siti Alma, Kamis 13 Februari 2026.
Siti Alma menjelaskan, hoaks sering dikemas dengan judul provokatif, visual menarik, serta narasi yang memancing emosi. Hal tersebut membuat masyarakat mudah terpancing untuk membagikannya tanpa melakukan pengecekan fakta.
“Hoaks itu biasanya bermain di emosi, entah itu rasa takut, marah, atau empati. Kalau tidak dibekali literasi digital yang baik, masyarakat akan mudah terjebak,” katanya.
Menurutnya, penguatan literasi digital perlu dilakukan sejak dini, baik melalui pendidikan formal di sekolah maupun pembiasaan di lingkungan keluarga. Literasi digital tidak hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga mencakup etika, tanggung jawab, dan kemampuan berpikir kritis.
“Literasi digital itu bukan sekadar bisa pakai media sosial, tapi juga memahami dampak dari setiap informasi yang kita konsumsi dan sebarkan,” ujarnya.
Siti Alma juga mengajak masyarakat untuk membiasakan diri memeriksa sumber berita, membandingkan informasi dari media resmi, serta tidak ragu untuk menghentikan penyebaran informasi yang diragukan kebenarannya.
Siti menambahkan, saat ini masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai portal resmi untuk melakukan pengecekan fakta terhadap informasi yang beredar. Kehadiran platform pemeriksa fakta dinilai sangat membantu dalam memastikan kebenaran suatu berita sebelum disebarluaskan.
“Sekarang sudah banyak portal pengecekan fakta yang bisa diakses secara gratis. Masyarakat tinggal meluangkan waktu sedikit untuk memastikan kebenaran informasi tersebut,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....