Doa Ibu Jadi Kunci Keberkahan Hidup
- 22 Des 2025 07:00 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Peringatan Hari Ibu yang jatuh setiap 22 Desember menjadi momentum refleksi pentingnya peran dan doa seorang ibu dalam kehidupan anak. Hal itu disampaikan Pengurus PW DMI Provinsi Banten, Kiai Ali Rohman atau Ki Menara, dalam program Mutiara Pagi RRI Banten, Senin (22/12/2025).
Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan hampir seluruh bangsa di dunia memiliki peringatan Hari Ibu, meski dengan tanggal berbeda. Hal tersebut menunjukkan pengakuan universal atas peran besar ibu dalam membentuk kehidupan manusia sejak lahir.
Ia menegaskan, jauh sebelum dunia menetapkan Hari Ibu, Islam telah lebih dahulu memuliakan kedudukan ibu, dan seorang anak tidak akan memperoleh keselamatan tanpa bakti dan ketundukan kepada ibunya. "Rasulullah SAW bahkan menyebut surga berada di bawah telapak kaki ibu, yang bermakna bahwa ridha ibu menjadi syarat penting keselamatan hidup dan akhirat seorang anak," ujarnya.
"Rasulullah SAW mengajarkan bakti kepada ibu memiliki porsi tiga kali lebih besar dibandingkan kepada ayah. Hal itu, katanya, sebanding dengan beratnya perjuangan ibu sejak mengandung, melahirkan, hingga membesarkan anak," ujarnya.
Menurutnya, penegasan tersebut memiliki dasar kuat dalam Al-Qur’an, salah satunya Surat Luqman ayat 14, yang menggambarkan beratnya perjuangan ibu sejak mengandung hingga menyusui selama dua tahun. “Seorang ibu mengandung dalam keadaan susah payah, melahirkan antara hidup dan mati, lalu mengasuh tanpa henti. Itu sebabnya doa ibu memiliki kekuatan luar biasa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa doa ibu memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki doa lainnya. Oleh karena itu, seorang anak tidak boleh meremehkan peran dan doa ibunya. Ia mengajak masyarakat menjadikan Hari Ibu sebagai momen untuk memohon maaf, berterima kasih, dan meminta doa kepada ibu, karena kesuksesan hidup anak tidak lepas dari doa tulus seorang ibu. (Trixie Sondang)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....