Kecerdasan Spiritual Jadi Kunci Hadapi Era Digital
- 25 Sep 2025 08:48 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa tantangan besar bagi masyarakat modern. Di tengah arus informasi yang begitu deras, kecerdasan spiritual dinilai sebagai kunci utama agar manusia mampu bersikap bijak dan tetap menjaga keseimbangan hidup.
Ustad Deni Rosli dalam program Mutiara Pagi di RRI, Kamis (25/9/2025) menyampaikan manusia diciptakan dengan dua unsur, yaitu jasad dari tanah dan roh Ilahi. Dari unsur itu, manusia memiliki empat potensi penting: hidup, gerak, akal pikiran, dan hati. “Hati adalah pusat iman. Dengan hati, manusia bisa membangun kecerdasan spiritual yang membimbingnya menghadapi berbagai fenomena kehidupan,” ujarnya.
Menurutnya, era digital tidak bisa dihindari. Karena itu, yang dibutuhkan adalah sikap bijak dalam menggunakan teknologi. Ia menekankan konsep zuhud teknologi, yakni menggunakan teknologi secukupnya tanpa diperbudak olehnya. “Kadang kita lebih sering memijit handphone daripada memijit tasbih. Ini menunjukkan perlunya kesadaran agar teknologi tidak menguasai kita,” katanya.
Selain itu, masyarakat juga harus memiliki nalar kritis dalam menyaring informasi, terutama yang berkaitan dengan agama. Tabayyun atau verifikasi menjadi sangat penting agar tidak terjebak dalam berita bohong atau fitnah. Ia juga menekankan pentingnya menjaga spiritualitas sebagai ruang privat, bukan sekadar tontonan publik. “Ibadah harus lahir dari keikhlasan, bukan dari keinginan untuk dipamerkan,” ucapnya.
Ia menilai keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual sangat dibutuhkan agar manusia mampu membangun peradaban berkelanjutan. “Kalau kecerdasan spiritualnya kuat, apapun tantangan era digital bisa disikapi dengan bijaksana,” katanya.
Dengan kecerdasan spiritual yang terjaga, teknologi bukan lagi ancaman, melainkan sarana untuk memperkuat iman, memperluas ilmu, serta menjaga hubungan sosial yang lebih bermakna.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....