Wakil Gubernur Tinjau Aktivitas Tambang di Jawilan
- 24 Okt 2025 14:39 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah meninjau dua lokasi tambang pasir di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Kamis (23/10/2025). Peninjauan dilakukan setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.
“Tadi kita bersama kepala dinas dan yang lainnya mengecek lokasi tambang. Kita berharap pengelolaan yang good mining practice,” ucap Dimyati.
Baca juga: Pemprov Banten Kembangkan Ekonomi Sirkular dari Pengolahan Sampah
Menurut Dimyati, pengelolaan tambang yang baik berarti melaksanakan kegiatan pertambangan secara bertanggung jawab, aman, dan berkelanjutan. Hal itu bertujuan untuk meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Maksudnya supaya masyarakat sekitar juga tidak terkena dampak negatif. Maka siapa saja yang diberikan izin pengelolaan tambang harus mengikuti aturan yang ada,” katanya.
Baca juga: Pemprov Banten Tindaklanjuti Aspirasi Serikat Buruh
Selain itu, Dimyati menuturkan bahwa terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian di sektor pertambangan baik oleh pengelola maupun pemerintah. Salah satunya soal kondisi lingkungan sekitar dan pengaturan angkutan hasil tambang.
“Untuk lingkungan ini terkait persoalan air, jangan sampai memberikan dampak kepada masyarakat. Angkutan pertambangannya pun harus memperhatikan masyarakat. Truk yang beroperasi harus menutup baknya agar tidak ada pencemaran. Di sekitar pertambangan juga harus ada semacam kantung parkir agar tidak terjadi kemacetan,” ujar Dimyati.
Baca juga: Pemprov Banten Kerjasama Dengan Semua Pihak Turunkan Stunting
Ia menambahkan, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama pemerintah kabupaten dan kota tengah membahas pengaturan waktu serta lintasan angkutan pertambangan. Menurutnya, hal itu perlu menjadi perhatian khusus untuk mengantisipasi potensi gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
“Nanti kita atur jangan sampai itu mengganggu anak-anak sekolah dan jam kerja. Apalagi ini daerah yang dekat dengan kawasan industri, maka harus disesuaikan waktunya,” kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....