Skrining Kesehatan Haji Deteksi Dini Penyakit
- 20 Agt 2026 14:45 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Pandeglang mengoptimalkan skrining kesehatan calon jemaah haji untuk mengantisipasi risiko penyakit bawaan. Pemeriksaan medis terpadu ini berfungsi sebagai langkah preventif guna menjamin kebugaran fisik para jemaah sejak dini.
Kasubag Tata Usaha UPT Labkesda Pandeglang, Kamaludin, menyatakan hasil pemeriksaan laboratorium menjadi acuan penting bagi tim medis dalam menentukan rujukan penanganan lanjutan. Setiap temuan medis di lapangan dikatakannya akan ditindaklanjuti secara profesional oleh dokter spesialis di rumah sakit rujukan.
| Baca juga: Jemaah Lansia Jadi Prioritas Pelayanan Haji |
"Labkesda hanya mengeluarkan hasil laboratorium dan rekomendasi rujukan atau penanganan medis selanjutnya diserahkan kepada dokter puskesmas serta spesialis. Koordinasi rujukan lanjutan dipusatkan ke Rumah Sakit Berkah jika ditemukan indikasi medis khusus," ujar Kamaludin, Kamis 20 Agustus 2026.
Menurutnya pelaksanaan hari pertama skrining kesehatan massal tersebut masih berada pada tahap proses pengolahan sampel data laboratorium. Pihak instansi kesehatan memastikan seluruh rekam medis peserta akan dievaluasi secara cermat sesuai standar operasional yang berlaku.
Ia pun menghimbau kepada p ara calon jemaah haji untuk mematuhi instruksi persiapan khusus sebelum mendatangi lokasi pengambilan sampel darah dan cairan tubuh. Kepatuhan terhadap waktu puasa disebutnya menjadi faktor penentu akurasi hasil pembacaan laboratorium kesehatan.
"Calon jemaah wajib mempersiapkan diri dengan berpuasa selama sepuluh hingga dua belas jam sebelum melakukan pemeriksaan laboratorium," kata Kamaludin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....