Labkesda Pandeglang Fasilitasi Tes Kesehatan Calon Jemaah Haji
- 20 Agt 2026 13:51 WIB
- Banten
Poin Utama
- Labkesda Kabupaten Pandeglang menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi ratusan calon jemaah haji tahun 2027 pada 20 Agustus 2026.
- Rangkaian tes medis mencakup pemeriksaan darah lengkap, kimia darah, fungsi ginjal, fungsi hati, urinalisis, rontgen, dan elektrokardiogram.
- Pemeriksaan kesehatan dirancang untuk mendeteksi secara dini potensi risiko kesehatan calon jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
RRI.CO.ID, Pandeglang - Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Pandeglang memfasilitasi pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi ratusan calon jemaah haji tahun 2027 pada Kamis 20 Agustus 2026. Kasubag Tata Usaha pada UPT Labkesda Pandeglang, Kamaludin menjelaskan, terdapat rangkaian tes medis yang dilalui oleh calon jemaah, mencakup pemeriksaan darah lengkap, kimia darah, fungsi ginjal, fungsi hati, hingga urinalisis.
Selain itu, bekerjasama dengan RSUD Pandeglang, pemeriksaan laboratorium lanjutan pun dilakukan seperti rontgen dan elektrokardiogram, untuk memastikan kelengkapan rekam medis para calon jamaah. Kamaludin mengatakan, seluruh rangkaian tes medis ini dirancang untuk mendeteksi secara dini potensi risiko kesehatan para calon jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
"Pemeriksaan laboratorium meliputi darah lengkap, kimia lengkap seperti gula darah, tes fungsi ginjal, fungsi hati, serta urinalisis. Pemeriksaan tambahan rontgen dan EKG dikerjakan berkolaborasi bersama Rumah Sakit Berkah," ujar Kamaludin, Kamis 20 Agustus 2026.
Menurutnya, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Pandeglang, telah membagi pelaksanaan skrining kesehatan bagi ribuan calon jemaah haji tersebut ke berbagai Faskes Kesehatan. Adapun di Labkesda, tercatat terdapat 500 calon jemaah yang akan diperiksa, dengan jadwal pemeriksaan yang berlangsung selama dua hari.
Untuk hasil laboratorium dari hasil pengecekan pada hari pertama, masih dalam proses pengerjaan sehingga belum dapat direkapitulasi secara keseluruhan. Namun pihaknya memastikan apabila ada temuan medis akan cek kembali di fasilitas rujukan rumah sakit daerah.
"Hasil pemeriksaan hari pertama masih dalam proses pengolahan laboratorium sehingga data temuan kasus kesehatan belum terlihat. Tahapan rujukan medis nantinya ditangani langsung oleh dokter spesialis di Rumah Sakit Berkah sesuai prosedur," ujarnya.
Pemeriksaan medis dini ini dinilainya sangat penting guna mendeteksi potensi penyakit kronis secara akurat sebelum tahapan keberangkatan resmi dimulai. Hasil skrining kesehatan disebutnya memberikan ruang jeda bagi tim medis untuk memberikan penanganan lanjutan jika ditemukan indikasi risiko kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....