Kemenhaj Pandeglang Matangkan emulangan Jamaah Haji Pandeglang
- 13 Jun 2026 06:12 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang – Kementrian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pandeglang, bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Pandeglang menggelar rapat koordinasi lintas sektoral guna mematangkan teknis operasional penjemputan jamaah haji asal Pandeglang. Langkah sinkronisasi ini difokuskan pada kesiapan armada transportasi, pengawalan lalu lintas, hingga skenario sterilisasi area kedatangan utama di pusat kota.
"PPIH Kabupaten Pandeglang bersama Pemda sudah siap untuk di tanggal 20 itu menjemput jemaah haji gelombang kedua kloter pertama yaitu kloter 13. Pemda itu semuanya sudah disiapkan dari mulai bis, patwal, kesehatan, kemudian PMI, semuanya baik di pendopo maupun di markasi," kata Supardi, Jumat 12 Juni 2026.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Pandeglang, Supardi, mengonfirmasi seluruh komponen pelayanan mulai dari armada bus, tim medis, kepolisian, TNI, hingga Palang Merah Indonesia telah disiagakan secara penuh. Petugas gabungan dijadwalkan bergerak melakukan penjemputan perdana untuk rombongan kelompok terbang 13 pada tanggal 20 Juni 2026.
Pesawat yang membawa rombongan pembuka asal Pandeglang tersebut diproyeksikan tiba di asrama embarkasi transit tepat pukul 12 lewat 25 menit waktu setempat. Adapun seluruh jamaah kelompok terbang 13 yang bersiap pulang ini dilaporkan Supardi berada dalam kondisi fisik yang sehat dan stabil.
Supardi menyebut skema penyambutan di Pendopo Bupati Pandeglang akan dikawal ketat oleh tim pengamanan terpadu guna mengantisipasi terjadinya penumpukan massa penjemput di pintu masuk. Otoritas memberlakukan pembatasan ketat dengan hanya mengizinkan satu orang perwakilan keluarga yang memegang akses masuk ke area dalam pendopo.
Pihak keluarga diimbau mematuhi seluruh aturan yang telah disepakati bersama demi menjaga kenyamanan fisik jamaah haji yang membutuhkan waktu istirahat cukup setelah perjalanan panjang. Ketegasan penerapan regulasi di area pemulangan ini dinilai Supardi menjadi kunci utama kelancaran arus keluar masuk armada pengangkut di titik kumpul akhir.
"Pesan saya ikutin aturan yang sudah kami sepakati tadi, pendamping jemaah untuk penjemputan satu orang untuk masuk ke pendopo," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....