Lima Orang Calon Haji Kota Serang Dipulangkan

  • 19 Mei 2026 22:59 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Sebanyak lima calon jemaah haji asal Kota Serang dipulangkan dari embarkasi setelah hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan kondisi mereka tidak memenuhi syarat untuk melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Serang, Umi Sahiyah, mengatakan pemeriksaan kesehatan di embarkasi menjadi tahapan akhir untuk memastikan kesiapan fisik jemaah sebelum diberangkatkan.

Menurutnya, sebagian besar calon jemaah yang dipulangkan memiliki riwayat penyakit kronis dengan kondisi yang dinilai berisiko selama menjalani ibadah haji. “Ada yang stroke, jantung, diabetesnya tinggi, sampai TBC,” kata Umi kepada RRI, Rabu, 20 Mei 2026.

Ia menjelaskan, penyakit tuberkulosis atau TBC menjadi perhatian khusus karena bersifat menular. Selain itu, sejumlah calon jemaah juga memiliki kadar gula darah tinggi dengan nilai HbA1C yang melampaui batas ketentuan kesehatan.

“Kalau HbA1C sudah terlalu tinggi, itu berbahaya untuk perjalanan jauh dan aktivitas ibadah yang cukup berat di sana,” ujarnya.

Sebelum keputusan pemulangan diambil, sebanyak 18 calon jemaah sempat menjalani observasi dan penanganan medis di embarkasi. Dari jumlah tersebut, sebagian besar akhirnya dinyatakan layak terbang dan dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.

“Yang benar-benar tidak bisa berangkat itu lima orang,” ucapnya.

Umi menyebut kasus calon jemaah yang batal berangkat akibat kondisi kesehatan hampir selalu ditemukan setiap musim haji. Faktor usia lanjut juga memengaruhi kondisi fisik jemaah saat menjalani rangkaian pemeriksaan keberangkatan.

Ia menambahkan, musim haji tahun ini didominasi jemaah lanjut usia sehingga banyak yang membutuhkan pendampingan khusus, termasuk penggunaan kursi roda selama berada di embarkasi. “Sekarang memang banyak jemaah yang sudah sepuh, jadi pendampingannya juga lebih ekstra,” katanya.

Meski batal berangkat tahun ini, lima calon jemaah tersebut tetap memiliki kesempatan untuk kembali berangkat pada musim haji berikutnya setelah kondisi kesehatannya membaik dan dinyatakan layak oleh tim medis. “Kalau nanti kesehatannya sudah membaik dan dinyatakan layak, mereka bisa diberangkatkan lagi tahun depan,” ujar Umi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....