Polres Pandeglang Antisipasi Tindak Kriminal saat Pelepasan Haji

  • 08 Mei 2026 22:48 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – Polres Pandeglang memperketat pengawasan terhadap potensi tindak pidana pencurian dan pembobolan kendaraan selama masa pemberangkatan jemaah haji di Pendopo Pandeglang. Pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya menjadi dasar bagi aparat kepolisian untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan barang bawaan para pengantar.

Kabagops Polres Pandeglang, AKP Abdul Rahman Taufik, menekankan pentingnya kewaspadaan mandiri bagi masyarakat yang hadir mengantarkan keluarga mereka. Menurutnya kepolisian telah memasang spanduk imbauan serta melakukan sosialisasi aktif melalui pengeras suara agar pengantar tetap menjaga barang berharga serta anak-anak di tengah keramaian.

"Kasus tahun lalu seperti pembobolan mobil sudah menjadi salah satu tolok ukur bagi kami. Kami sebar anggota berpakaian preman baik dari Polri maupun TNI untuk menekan angka kriminalitas," kata AKP Abdul Rahman Taufik, Jumat 8 Mei 2026.

Ia menyebut skema pengamanan komprehensif ini dijadwalkan berlangsung pada tiga fase pemberangkatan, yaitu tanggal 9 Mei, 13 Mei, dan berakhir pada 17 Mei 2026. Fokus pengawasan ini dikatakannya tidak hanya terpusat di dalam area pendopo, tetapi menjangkau seluruh kantong parkir dan jalan protokol di sekitarnya.

Meski ada penutupan jalan tertentu, Ia mengatakan akses jalan bagi masyarakat tetap dibuka melalui jalur alternatif yang telah disiapkan. Pengendalian arus ini disebutnya bertujuan memastikan 10 armada bus jemaah dapat keluar dengan lancar menuju jalur utama saat waktu keberangkatan tiba.

Dalam pengamanan hari pertama, Abdul mengatakan terdapat 393 jemaah haji yang menjadi fokus perlindungan petugas sebelum diberangkatkan pada pukul 03.00 WIB dini hari. Petugas memastikan setiap sudut Alun-Alun Pandeglang steril dari potensi gangguan ketertiban yang dapat menghambat jalannya prosesi.

"Kami mengimbau masyarakat pengantar untuk senantiasa waspada terhadap barang bawaan maupun anak-anak mereka saat menunggu pemberangkatan," ujarnya.

Pihak kepolisian mengimbau keluarga jemaah untuk mematuhi aturan satu pengantar bagi satu jemaah guna menjaga ketertiban bersama. Kedisiplinan masyarakat dalam mengikuti arahan petugas di lapangan dinilai Abdul sangat membantu dalam menciptakan suasana pelepasan yang khidmat dan aman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....