Ratusan Personil Gabungan Amankan Pemberangkatan Jamaah Haji Pandeglang

  • 08 Mei 2026 22:29 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – Sebanyak 300 personel gabungan mengawal rangkaian pemberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Pandeglang tahun 2026. Pengamanan ketat ini melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan yang telah disebar ke titik-titik rawan di sekitar pusat kota. Langkah tersebut diambil guna menjamin kelancaran keberangkatan tamu Allah, mulai dari tahap sterilisasi lokasi hingga rombongan bus meninggalkan area pendopo menuju embarkasi.

Kabagops Polres Pandeglang, AKP Abdul Rahman Taufik, menjelaskan seluruh petugas telah terbagi dalam pos-pos pengamanan seperti Alun-Alun hingga Masjid Agung Ar-Rahman yang telah disiapkan sebelumnya melalui proses pemetaan wilayah. Fokus utama tim gabungan tersebut untuk menyasar pada keberangkatan perdana sebanyak 393 jemaah yang akan diberangkatkan menggunakan 10 armada bus.

"Petugas pengamanan yang kita siapkan sekitar 300 orang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub. Semua sudah ter-floating untuk mengamankan jalannya pemberangkatan haji Kabupaten Pandeglang," ujar AKP Abdul Rahman Taufik, Jumat 8 Mei 2026.

Menurut Abdul skema pengamanan ini nantinya tidak hanya berlaku untuk jadwal hari ini, namun tetap disiagakan hingga pemberangkatan gelombang kedua dan ketiga pada pertengahan Mei mendatang. Pihaknya memberikan perhatian khusus pada kerawanan di area Alun-Alun Pandeglang dan sepanjang jalur lintasan jemaah.

Petugas berpakaian preman dari satuan Reserse Kriminal maupun Intelijen dikerahkan secara tertutup guna mengawasi potensi gangguan keamanan di tengah kerumunan massa. Strategi ini merupakan hasil evaluasi tahun-tahun sebelumnya demi menekan angka kriminalitas yang mungkin terjadi selama prosesi pelepasan berlangsung.

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, rombongan bus jemaah haji gelombang pertama direncanakan berangkat meninggalkan Pendopo Pandeglang pada 9 Mei 2026 pukul 03.00 WIB. Seluruh jemaah dipastikan sudah memasuki area pendopo lebih awal untuk mengikuti rangkaian seremoni pelepasan resmi.

"Rencana ada 393 jemaah yang kita amankan malam ini dengan jadwal keberangkatan pada pukul 03.00 WIB sesuai jadwal yang ada," katanya.

Abdul menyebut rekayasa arus lalu lintas di sekitar Alun-alun dan Pendopo pun dilakukan dengan penutupan dan pengalihan arus secara situasional dengan tetap mengutamakan akses mobilitas masyarakat umum agar tidak merasa terganggu. Pengaturan ini dikatakannya terbukti efektif dalam mengendalikan volume kendaraan pengantar yang datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Pandeglang.

Bagi para pengantar, kepolisian menyediakan sejumlah kantong parkir strategis seperti di Gedung Bupati, Halaman Kodim, Gedung DPRD, serta area Masjid Agung Ar-Rahman. Penempatan petugas keamanan di setiap lokasi parkir tersebut dikatakannya bertujuan memberikan rasa aman bagi pemilik kendaraan selama menunggu keberangkatan keluarga mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....