Kemenag Pandeglang Jamin Keamanan Jemaah di Saudi
- 17 Apr 2026 17:01 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenaj) Kabupaten Pandeglang memastikan penyelenggaraan haji tahun 2026 tetap berjalan sesuai rencana di tengah dinamika situasi politik di Timur Tengah. Hingga pertengahan April ini, pihak Kemenaj Pandeglang belum mendapatkan imbauan khusus dari kementerian pusat maupun otoritas Arab Saudi terkait gangguan keamanan bagi jemaah Indonesia. Segala tahapan pemberangkatan bagi 942 jemaah Pandeglang tetap dilaksanakan dengan asumsi kondisi di tanah suci kondusif untuk pelaksanaan ibadah.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenaj Pandeglang, Aden Solis, menyatakan komunikasi dengan pihak-pihak terkait terus dilakukan guna memantau perkembangan terkini di tanah suci. Persiapan layanan di Arab Saudi, mulai dari pemondokan hingga katering, dilaporkan telah mencapai kesiapan 100 persen.
Ia pun meminta para jamaah tetap fokus melakukan persiapan fisik dan memperdalam ilmu manasik haji tanpa perlu merasa khawatir berlebihan terhadap isu-isu keamanan. "Sampai saat ini belum ada imbauan khusus dari pusat soal konflik Timur Tengah, informasi yang kami terima kondisi di sana aman bagi jemaah. Kesiapan nasional maupun di Arab Saudi sudah 100 persen untuk pemberangkatan," ujar Aden, Jumat 17 April 2026.
Adapun instruksi resmi mengenai prosedur pemberangkatan menurut Aden masih tetap merujuk pada jadwal yang telah ditetapkan secara nasional pada akhir April 2026 kemarin. Pandeglang sendiri akan mulai memberangkatkan rombongannya pada 9 Mei mendatang menuju Embarkasi Pondok Gede.
Pihak kementerian menegaskan bahwa keselamatan jemaah merupakan prioritas utama yang selalu dievaluasi secara berkala oleh pemerintah pusat dan perwakilan Indonesia di luar negeri. Sejauh ini, seluruh administrasi perjalanan seperti visa haji masih terus diterbitkan oleh otoritas Arab Saudi tanpa kendala berarti.
Hal ini dinilainya menjadi indikator kuat bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun ini tetap menjadi prioritas pelayanan bagi pemerintah kerajaan Arab Saudi. Kemenag Pandeglang terus melakukan verifikasi akhir terhadap dokumen biovisa jemaah agar proses imigrasi di bandara Jeddah maupun Madinah berlangsung lancar.
Tim pembimbing ibadah juga dikatakan Aden ditekankan untuk memberikan perhatian ekstra terhadap kondisi keamanan jemaah saat melakukan aktivitas di luar pemondokan. Setiap petugas kloter diwajibkan selalu siaga memantau keberadaan jemaah di tengah kepadatan jutaan umat muslim dari seluruh dunia.
"Haji itu panggilan, kita sudah ikhtiar maksimal untuk persiapannya. Kami sampaikan jemaah tetap tenang karena persiapan di lapangan terus berjalan normal sesuai jadwal," katanya.
Aden Solis menambahkan haji merupakan panggilan ibadah yang memerlukan kesabaran dan keteguhan hati para jemaah. Setelah menunggu selama 13 tahun sejak pendaftaran di tahun 2013, ia berharap jemaah dapat memaksimalkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....