Pemberangkatan Jamaah Haji Pandeglang 2026 Terbagi Tiga Kloter
- 17 Apr 2026 16:56 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Pemberangkatan 942 jemaah haji asal Kabupaten Pandeglang pada musim haji 2026 akan terbagi ke dalam tiga kelompok terbang (kloter) yang berbeda. Skema keberangkatan ini mencakup dua kloter utuh berisi jemaah asal Pandeglang dan satu kloter gabungan bersama jemaah dari wilayah lain di Banten. Penggunaan pesawat Garuda Indonesia dengan kapasitas 393 penumpang menjadi acuan utama dalam pembagian jumlah jemaah di setiap jadwal penerbangan.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementrian Haji dan Umrah (Kemenaj) Pandeglang, Aden Solis, merinci jemaah akan masuk dalam kloter 13, kloter 17, dan kloter 23. Adapun untuk kloter 23, menurutnya jemaah asal Pandeglang akan bergabung dengan calon jemaah haji dari Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Penggabungan ini dilakukan untuk memenuhi kapasitas maksimal kursi pesawat sesuai dengan regulasi penerbangan internasional yang ditetapkan pemerintah. "Kita punya dua kloter utuh dan satu kloter gabungan dengan Tangerang dan Tangsel di kloter 23 karena kapasitas pesawat Garuda itu 393 kursi. Kloter pertama kita berangkat 9 Mei pagi dari asrama haji," kata Aden, Jumat 17 April 2026.
Aden mengatakan kloter 13 yang menjadi rombongan pertama dari Pandeglang dijadwalkan masuk ke Embarkasi Pondok Gede pada 9 Mei 2026 pukul 06.00 WIB. Guna mengejar jadwal tersebut, para jemaah nantinya direncanakan berkumpul di Pendopo Kabupaten Pandeglang pada malam hari tanggal 8 Mei.
Kesiapan teknis pemberangkatan ini diklaimnya sudah mencapai 90 persen meskipun proses administrasi dokumen masih dalam tahap penyelesaian akhir. Kemenaj Pandeglang menjamin seluruh jemaah akan didampingi oleh petugas kloter yang bertugas sebagai pembimbing ibadah dan ketua rombongan.
Ia menyebut setiap kloter memiliki dua petugas resmi dari Kemenaj yang akan mengawal jemaah selama berada di tanah suci hingga pulang kembali. Jadwal pemberangkatan di Pandeglang sangat bergantung pada jadwal nasional yang dikeluarkan oleh kementerian pusat.
Untuk tingkat nasional, keberangkatan perdana dimulai pada 22 April 2026, sementara Pandeglang mendapatkan jadwal di gelombang kedua. Kepastian jadwal ini dinilainya sangat krusial bagi jemaah agar mereka dapat mempersiapkan logistik pribadi dan keluarga sebelum meninggalkan rumah.
"Satu kloter akan didampingi petugas dari Kemenaj, ada ketua kloter dan pembimbing ibadah. Kami sudah siapkan semuanya, termasuk jadwal kumpul di Pendopo biasanya mulai tengah malam," katanya.
Pihak Kemenaj berharap proses pemberangkatan dari Pendopo Pandeglang dapat berjalan lancar tanpa ada kendala transportasi. Bus pengangkut jemaah menurutnya telah disiapkan sesuai dengan standar kenyamanan dan keamanan perjalanan menuju Jakarta.
Pengawalan dari pihak kepolisian juga akan dikerahkan untuk memastikan rombongan sampai di asrama haji tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....