Pilates, Olahraga Low Impact yang Diminati

  • 22 Sep 2026 15:37 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Pilates menjadi olahraga yang semakin banyak diminati masyarakat, terutama kalangan anak muda, baik melalui konten media sosial maupun praktik langsung.
  • Pilates memiliki fokus utama pada perbaikan postur tubuh dan dapat mengatasi berbagai masalah postur seperti tubuh bungkuk, skoliosis, dan lordosis.
  • Selaras Pilates adalah salah satu studio yang menyediakan layanan pilates untuk membantu masyarakat menjaga kebugaran dan kesehatan postur tubuh.

RRI.CO.ID, Serang - Pilates menjadi salah satu olahraga yang semakin banyak diminati masyarakat, termasuk kalangan anak muda. Olahraga ini tidak hanya dikenal melalui berbagai konten di media sosial, tetapi juga memiliki manfaat untuk membantu menjaga kebugaran dan memperbaiki postur tubuh.

Pemilik Selaras Pilates, Fina Alfiana menjelaskan, pilates merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki fokus utama pada perbaikan postur tubuh. Pilates dapat membantu orang yang mengalami berbagai permasalahan postur, seperti tubuh bungkuk, skoliosis, maupun lordosis.

"Jadi sebenarnya pilates ini adalah salah satu cabang olahraga yang fokus utamanya itu adalah untuk memperbaiki postur tubuh," ujar Fina dalam program Santai Siang Pro 2 FM Banten, Selasa, 22 September 2026.

Menurut Fina, manfaat pilates tidak hanya berkaitan dengan postur tubuh. Seiring perkembangannya, pilates juga banyak dikombinasikan dengan latihan kekuatan atau strength training. Penggunaan berbagai alat dan props tambahan dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh atau endurance.

Fina mengatakan, salah satu hal yang membuat pilates berbeda adalah adanya perhatian terhadap gerakan, posisi tubuh, dan pernapasan. Setiap gerakan dilakukan dengan mengikuti instruksi dari instruktur, termasuk menentukan bagian otot yang bekerja serta posisi awal sebelum melakukan gerakan.

"Jadi kita harus benar-benar dengerin apa yang instrukturnya bilang. Selain itu juga kita harus mengatur napas. Jadi setiap gerakan itu ada napasnya," kata Fina.

Fina menambahkan, pilates juga termasuk olahraga low impact. Meski gerakannya tidak selalu membuat tubuh berkeringat seperti olahraga dengan intensitas tinggi, otot tetap bekerja selama latihan. Karena itu, pilates dapat menjadi salah satu pilihan olahraga bagi masyarakat yang ingin mulai membangun kebiasaan hidup aktif.

Fina juga menekankan, pilates tidak hanya diperuntukkan bagi perempuan atau anak muda. Laki-laki maupun orang yang lebih tua tetap dapat mengikuti pilates dengan gerakan dan intensitas yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Ia mengingatkan, bagi pemula sebaiknya latihan dilakukan dengan pendampingan instruktur terlebih dahulu. Hal ini karena posisi atau form tubuh menjadi bagian penting dalam pilates.

“Dengan adanya instruktur, gerakan dapat dikoreksi sehingga pemula dapat memahami teknik yang tepat sebelum mencoba berlatih secara mandiri,” ucap Fina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....