Mengenal Teknik EDFAT, Panduan Dasar untuk Fotografer

  • 19 Des 2025 11:28 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Dalam dunia fotografi, dikenal metode sederhana bernama EDFAT, yakni Entire, Detail, Frame, Angle, dan Time. EDFAT membantu fotografer untuk mengingat unsur penting sebuah komposisi.

Chief Photographer at Associated Press Jakarta Bureau, Dita Alangkara mengatakan, teknik EDFAT berguna sebagai panduan untuk seorang fotografer ketika memotret suatu objek, terlebih, untuk fotografer pemula yang masih kebingungan menentukan foto seperti apa yang harus dipotret.

“EDFAT diibaratkan panduan dasar untuk fotografer. Teknik ini berguna khususnya untuk fotografer jurnalistik,” ujar Dita di Pelatihan Fotografi yang digelar di RRI Jakarta pada Selasa (9/12/2025) lalu.

Baca juga: Tip Menciptakan Fotografi Potret dengan Hasil Natural

Unsur EDFAT yang pertama adalah, Entire yang berfungsi menangkap seluruh kejadian atau momen. Biasanya, foto menampilkan keseluruhan lokasi secara luas dengan sudut foto dari jauh agar audiens dapat melihat kejadian yang sedang berlangsung.

“Nah, di Entire kita menceritakan apa yang lagi terjadi, misal saat situasi demo, berarti keseluruhan demo di foto terlebih dahulu,” ujarnya.

Unsur selanjutnya yaitu Detail. Pada Detail, fotografer mempersempit sudut pandang foto sehingga berfokus pada bagian kecil namun bermakna pada suatu kejadian atau peristiwa. Detail ini bisa berupa tekstur suatu objek, ekspresi wajah, atau objek menonjol lainnya.

Baca juga: Jenis-jenis Pencahayaan Fotografi untuk Hasil Foto Terbaik

Kemudian, ada Frame yang berkaitan dengan pembingkaian suatu objek dengan objek lainnya. Singkatnya, objek utama berada di antara objek pendamping yang menyerupai sebuah bingkai.

“Kita bisa memanfaatkan elemen di sekitar objek utama, seperti jendela, pintu, dinding, atau hal lainnya yang bisa membuat perhatian audiens tertuju pada subjek utama,” katanya.

Sementara untuk Angle, menekankan pada sudut pengambilan gambar. Seorang fotografer memerlukan kepekaan untuk mengambil sudut yang cocok. Misalnya, untuk menampilkan kesan dramatis, pemilihan sudut samping bisa dipilih untuk menampilkan ekspresi wajah subjek.

Baca juga: Perbedaan Utama Pencahayaan Alami dan Buatan pada Fotografi

Terakhir, ada Time. Selain mengambil Angle yang tepat, seorang fotografer juga membutuhkan momen yang tepat untuk mengambil gambar. Momen yang tepat itulah yang dinamakan Time.

“Dalam fotografi, khususnya fotografi jurnalistik, momen menjadi faktor krusial penentu foto. Suatu ekspresi, gerakan, atau peristiwa tidak akan terjadi terulang, oleh karena itu, fotografer harus selalu siap,” ujarnya.

Dengan menerapkan teknik EDFAT secara konsisten, fotografer dapat menghasilkan rangkaian foto yang tidak hanya estetis, tetapi juga mampu menyampaikan cerita secara utuh dan informatif kepada publik. (Shahra Putri Handayani)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....