Jenis-jenis Pencahayaan Fotografi untuk Hasil Foto Terbaik

  • 05 Nov 2025 16:00 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Dalam dunia fotografi, pencahayaan atau lighting menjadi unsur penting yang menentukan hasil akhir sebuah gambar. Tanpa pencahayaan yang tepat, foto bisa terlihat datar dan kehilangan makna visualnya.

Fotografer wedding asal Serang, Ari Wibowo mengatakan, pencahayaan bukan sekadar soal terang atau gelap, tetapi cara seorang fotografer menyampaikan emosi melalui cahaya. “Cahaya adalah bahasa dalam fotografi. Dengan pencahayaan yang berbeda, kita bisa membuat suasana foto terasa hangat, misterius, bahkan dramatis,” ujar Ari saat ditemui pada Rabu (05/11/2025).

Cahaya alami dari matahari atau natural lighting kerap menjadi pilihan bagi fotografer karena mampu memberikan nuansa lembut dan realistis, terutama saat pagi atau sore hari. Menurut Ari, waktu tersebut sering disebut golden hour, karena warna langit dan intensitas cahaya sangat mendukung hasil foto yang hangat dan alami

“Kalau pagi atau sore, bayangan lebih halus dan warna kulit terlihat lebih natural. Itu waktu terbaik buat foto di luar ruangan,” jelasnya.

Selain cahaya alami, fotografer juga sering memanfaatkan pencahayaan buatan. Soft lighting dari softbox membantu menciptakan hasil foto yang lembut dan halus, cocok untuk potret. Sementara hard lighting memberi efek kontras tinggi yang menonjolkan detail dan tekstur.

Kemudian, salah satu teknik klasik yang masih banyak digunakan hingga kini adalah rembrandt lighting. Teknik ini menempatkan cahaya dari satu sisi wajah hingga membentuk bayangan segitiga kecil di sisi sebaliknya.

Lebih lanjut, Ari menegaskan bahwa setiap fotografer perlu memahami karakter cahaya dan berani bereksperimen. “Tidak ada rumus pasti dalam lighting. Semua kembali pada tujuan dan pesan yang ingin disampaikan lewat foto,” ujarnya. (Shahra Putri Handayani)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....