Tip Menciptakan Fotografi Potret dengan Hasil Natural

  • 29 Okt 2025 11:30 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Memotret manusia atau lebih dikenal sebagai fotografi potret memang nampak sederhana, namun menghasilkan foto yang terlihat natural dan hidup membutuhkan sentuhan khusus. Fotografer perlu memainkan teknik dan memperhitungkan kenyamanan orang yang difoto.

Sebagai fotografer wedding yang sudah berkecimpung sejak 2018, Ari Wibowo mengatakan, untuk menghasilkan foto potret yang tampak natural, seorang fotografer perlu menciptakan suasana yang rileks.

“Kalau orang yang difoto merasa canggung, hasilnya pasti terlihat kaku. Jadi, fotografer harus bisa membuat mereka merasa nyaman dulu,” ujarnya saat ditemui pada Minggu (27/10/2025).

Baca juga: Teknik Sederhana Hasilkan Foto Tajam dari Kamera Ponsel

Menurut Ari, ekspresi alami sering kali muncul dari momen yang spontan. Oleh karena itu, sebaiknya fotografer tidak terlalu banyak mengatur gaya orang yang di foto, cukup arahkan sesekali.

“Arahkan saja subjek foto secara halus, kemudian biarkan mereka bergerak dan bereaksi sesuai karakter. Dari situ, akan muncul ekspresi yang natural,” ungkap Ari.

Kemudian, selain ekspresi, pencahayaan juga berperan penting untuk menciptakan kesan hidup pada fotografi potret. Pencahayaan ini bisa berasal dari cahaya alami seperti cahaya di waktu sore hari akan menghasilkan warna kulit yang lembut dan realistis.

“Kalau bisa, hindari lampu flash secara langsung karena bisa membuat wajah datar. Lebih baik gunakan cahaya alami, lalu ambil angle dari samping agar wajah ada dimensinya,” katanya.

Baca juga: Kenali Tanda-tanda Kamera Mulai Butuh Perawatan

Hal yang tidak kalah penting lainnya adalah pemilihan latar belakang atau background yang tidak mengalihkan fokus dari subjek. Artinya, pastikan latar belakang tidak lebih menonjol dari subjek, agar fokus tetap pada wajah dan ekspresi.

Fotografi potret bukan hanya sekadar menangkap wajah orang, tetapi juga fotografer perlu menekankan emosi dan kepribadian di baliknya. “Foto yang bagus itu bisa bercerita tanpa kata. Waktu lihat fotonya, orang bisa merasakan perasaan dari subjek di dalam foto,” ucap Ari. (Shahra Putri Handayani)

Rekomendasi Berita