Bernadya Rilis Album Kedua, Semoga Hanya di Mimpi
- 29 Jun 2026 12:49 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Penyanyi dan penulis lagu Bernadya kembali menghadirkan karya terbaru melalui album penuh keduanya bertajuk Semoga Hanya di Mimpi. Album yang dirilis pada 24 Juni 2026 di bawah naungan JUNI Records ini menjadi proyek solo terbaru Bernadya setelah kesuksesan album Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan, yang mengantarkannya meraih tiga penghargaan AMI Awards 2024.
Berbeda dari album sebelumnya, Semoga Hanya di Mimpi lahir dari pergulatan batin Bernadya terhadap rasa takut akan kebahagiaan atau cherophobia. Perasaan tersebut muncul ketika hidup berjalan baik, tetapi justru dibayangi kekhawatiran bahwa kebahagiaan itu akan segera digantikan oleh sesuatu yang buruk. Tema inilah yang kemudian menjadi benang merah dalam keseluruhan album.
“Semoga Hanya di Mimpi lahir dari ketakutanku akan rasa tenang. Bagiku, tenang sama dengan tanda bahaya. Aku menemukan istilah ini setelah membaca tentang cherophobia, yaitu ketakutan akan kebahagiaan karena takut di balik kebahagiaan itu ada sesuatu yang buruk,” ujar Bernadya dalam rilis yang diterima RRI, Senin, 29 Juni 2026.
Dalam proses kreatifnya, Bernadya mengaku sempat ragu saat menulis beberapa lirik, terutama pada lagu Laut yang Tenang. Ia khawatir kalimat-kalimat yang ditulis justru menjadi doa bagi hal-hal buruk yang ditakutinya. Namun, akhirnya ia memilih mempertahankan lirik pertama yang dianggap paling jujur mewakili isi hatinya.
Album ini juga menjadi ruang eksplorasi baru bagi Bernadya melalui kolaborasi dengan sejumlah produser dan penulis lagu, seperti Enrico Octaviano, Baskara Putra, Dennis Ferdinand, Vega Antares, Rendy Pandugo, Petra Sihombing, hingga grup Perunggu. Beragam kolaborasi tersebut menghasilkan warna musik yang terinspirasi dari musik pop Indonesia era awal 2000-an dengan dominasi instrumen organik yang dipadukan sentuhan elektronik.
Meski menghadirkan pendekatan musikal yang berbeda, Bernadya tetap mempertahankan karakter vokal lembut dan lirik puitis yang menjadi ciri khasnya. Melalui Semoga Hanya di Mimpi, ia berharap setiap lagu dapat menjadi teman bagi pendengar yang tengah bergulat dengan rasa takut, kecemasan, maupun kegelisahan. “Harapanku, semoga album ini sampai ke telinga yang tepat dan menjadi teman yang baik bagi siapa pun yang mendengarkannya,” kata Bernadya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....