Hexgrid Makin Liar di Lagu Kedua, Feral
- 10 Feb 2026 08:41 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Usai melepas single debutnya bertitel “Lycan” pada Juli 2025 lalu, unit metal asal Kota Serang, Banten, Hexgrid kembali menelurkan karya kedua yang kini dilabeli “Feral”. Lagu ini diproyeksi menjadi suksesor “Lycan” yang mendapat respons positif dari penikmat musik keras.
Sesuai dengan namanya, “Feral” terdengar liar dan brutal. Kuartet ini memainkan simbolik darah, tahta, iblis, dan tanah. Atribut ini memotret manusia dalam kondisi paling mentah: marah, angkuh, dan kehilangan arah.
Baca juga: Lycan Jadi Prototipe Hexgrid dalam Meluapkan Kemarahan
“Feral adalah lagu yang mengeksplorasi runtuhnya iman, logika, dan moralitas saat naluri paling primitif mengambil alih kesadaran,” kata vokalis Hexgrid, Paras Nugraha dalam siaran pers yang diterima RRI, Selasa, 10 Februari 2026.
Dia menerangkan, “Feral” tidak menawarkan penebusan atau harapan, melainkan berdiri sebagai ledakan emosi dan amarah yang dilepas tanpa sensor.
“Lagu ini menangkap momen ketika kontrol runtuh, tawa gila muncul, dan sisi feral manusia bangkit sepenuhnya,” ucap dia.
Baca juga: Dua Tahun Vakum, Stubborn Masuki Era Kegelapan
Secara sonik, “Feral” hadir dengan energi agresif dan konfrontatif, dirancang untuk menghujam pendengar secara emosional dan psikologis. Ini bukan lagu yang aman atau nyaman—melainkan pengalaman gelap yang menuntut pendengar menghadapi sisi liar dalam diri mereka sendiri.
Mengusung chaotic dark eldar, Hexgrid hadir dengan kombinasi eksplosif antara mathcore, chaotic metal, dan metalcore eksperimental. Hexgrid lahir dari keresahan kolektif para personelnya terhadap stagnasi dan kemapanan yang sering melumpuhkan skena.
Baca juga: Sukses dengan Penumbra, Gajendra Rilis Single “Manusia Robot”
Dengan terinspirasi oleh band-band besar seperti The Dillinger Escape Plan, Converge, Frontierer, Vortex Collapse, Half Me, No Cure, Code Orange, Botch, Orthodox, hingga God Complex, mereka menghadirkan energi mentah yang penuh atmosfer kekacauan.
Hexgrid diisi oleh Paras (Vokal), Ivan Maulana (Gitar), Retno Hamdani Putra (Bass), dan Fajar (Drum).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....