Diandras Bertahan 10 Tahun, Passion Jadi Kunci Bermusik

  • 21 Jul 2026 15:58 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Bertahan selama satu dekade di industri musik independen bukan perkara mudah. Namun, band alternative rock asal Yogyakarta, Diandras membuktikan, komitmen dan passion menjadi fondasi utama yang membuat mereka tetap berkarya hingga kini.

Diandras yang beranggotakan Raga (vokal/gitar), Azka Adiba (bass), Reza Zulfikar (gitar), dan Ihsan Sayuti (drum), telah aktif sejak 2015 dengan karakter musik yang emosional, atmosferik, dan reflektif. Selama sepuluh tahun, mereka konsisten mengangkat cerita yang dekat dengan kehidupan, mulai dari keresahan masa kuliah, quarter life crisis, hingga dinamika kehidupan di usia kepala tiga.

Bassis Diandras, Azka Adiba mengatakan, perjalanan band mengalami perubahan yang sangat signifikan dibandingkan saat pertama kali dibentuk. Menurutnya, perkembangan teknologi membuat proses produksi musik jauh lebih mudah, sementara tantangan terbesar justru datang dari kehidupan pribadi masing-masing personel.

"Perbedaannya sangat signifikan. Dulu semuanya serba terbatas, sekarang proses recording sampai distribusi musik jauh lebih mudah karena digitalisasi. Tapi tantangan sekarang justru menyatukan waktu karena masing-masing punya kesibukan dan keluarga," ujarnya kepada RRI, Selasa, 21 Juli 2026.

Ia menjelaskan, pada awal perjalanan mereka seluruh personel masih berada dalam fase kuliah dan menghadapi kegelisahan yang sama. Pengalaman itu kemudian menjadi sumber inspirasi utama dalam menulis lagu-lagu Diandras. Kini, ketika seluruh personel memasuki fase kehidupan yang berbeda, proses kreatif pun ikut berubah dan lebih banyak dilakukan secara daring melalui diskusi malam hari.

Di tengah perjalanan tersebut, Diandras bahkan sempat vakum selama sekitar dua hingga tiga tahun karena masing-masing personel mulai menata kehidupan baru, termasuk menikah dan fokus pada pekerjaan. Meski demikian, mereka akhirnya memutuskan kembali berkarya setelah menyamakan komitmen sebagai sebuah band.

Vokalis Diandras, Raga mengungkapkan, keputusan untuk kembali bermusik bukan semata mengejar popularitas, melainkan karena kecintaan terhadap musik yang masih terus menyala.

"Yang bisa kami pegang sekarang sebenarnya cuma passion. Semua orang tentu ingin dikenal dan mendapatkan hasil, tapi ada hal yang jauh lebih penting, yaitu bagaimana kami merasa hidup ketika masih bisa bermusik bersama teman-teman yang sudah berjalan sejak 2015," katanya.

Menurut Raga, kebersamaan yang telah terjalin selama satu dekade menjadi alasan kuat untuk terus melanjutkan perjalanan Diandras. Baginya, setiap fase kehidupan justru memberikan warna baru dalam proses berkarya dan memperkaya cerita yang ingin disampaikan melalui musik.

Semangat tersebut kini diwujudkan melalui single terbaru bertajuk Salah Bertaruh yang dirilis pada bulan Juni lalu, menandai kembalinya Diandras setelah masa vakum. Bagi mereka, sepuluh tahun perjalanan bukan sekadar tentang bertahan di industri musik, melainkan menjaga semangat berkarya, merawat persahabatan, dan terus menyalurkan passion yang menjadi napas utama Diandras.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....