Tempe dan Tahu Jadi Peluang Usaha Menjanjikan

  • 02 Jun 2026 06:02 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Bahan pangan sederhana seperti tempe dan tahu ternyata dapat menjadi peluang bisnis yang menjanjikan apabila diolah secara kreatif. Hal itu dibuktikan oleh Ridwan Maulana, pelaku UMKM asal Kota Serang yang mengembangkan burger berbahan dasar tempe dan tahu melalui usaha Veeat Burger.

Ridwan mengaku memilih tempe dan tahu karena mudah diperoleh, harganya terjangkau, serta dekat dengan kebiasaan konsumsi masyarakat Indonesia. Menurutnya, bahan pangan lokal tersebut memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk modern yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

"Tempe itu mudah dicari, mudah diolah, dan harganya juga relatif murah. Hampir semua orang Indonesia suka tempe, jadi saya melihat ada peluang dari situ," ujar Ridwan dalam program UMKM Bicara di RRI Pro 1 Banten, Senin, 1 Juni 2026.

Ia menjelaskan, proses pengembangan burger tempe tidak membutuhkan waktu lama. Hanya dalam waktu sekitar satu minggu, resep burger tempe berhasil diracik dan mendapatkan respons positif dari konsumen. Sementara untuk burger tahu, proses pengembangannya memerlukan waktu lebih lama karena tekstur tahu yang lebih mudah hancur saat diolah.

Selain didukung bahan baku yang mudah diperoleh, usaha tersebut juga dinilai lebih efisien dari sisi biaya produksi. Tempe dan tahu dapat ditemukan di berbagai pasar maupun warung sayur sehingga memudahkan pelaku usaha menjaga ketersediaan bahan baku. Bahkan, Ridwan mengaku dapat memperoleh bahan baku dari sejumlah pedagang sayur di sekitar tempat tinggalnya.

"Karena bahan bakunya mudah didapat, kami tidak terlalu kesulitan dalam produksi. Yang penting kualitasnya tetap dijaga supaya rasa burger tetap konsisten," katanya.

Saat ini Veeat Burger mampu menjual sekitar 15 hingga 20 burger per hari dengan harga Rp12 ribu per porsi. Ridwan berharap inovasi berbasis bahan pangan lokal seperti tempe dan tahu dapat menginspirasi pelaku UMKM lainnya untuk menciptakan produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memperkuat identitas kuliner daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....